detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 16:35 WIB
Konflik Internal 'Bunuh' Kreativitas Microsoft? -
Selasa, 09/02/2010 16:11 WIB
'Netbook China' Tak Hanya Andalkan Harga Miring -
Selasa, 09/02/2010 15:23 WIB
Windows 7 'Jebol' Baterai Laptop
Microsoft Umumkan Hasil Investigasi -
Selasa, 09/02/2010 13:09 WIB
Casing 'Laba-Laba' Keliaran, Goda Penggemar PC -
Selasa, 09/02/2010 11:48 WIB
Omnia 2 Masuk Lebih Dulu ke Indonesia -
Selasa, 09/02/2010 10:51 WIB
Survei: Minat Konsumen pada iPad Anjlok
Indeks Berita
Kamis, 26/11/2009 13:25 WIB
Siapa Maya, Sosok di Balik Animasi Astro Boy?
Fajar Widiantoro - detikinet

Astro Boy (ist)
Siapa dia? Maya adalah nama software Autodesk yang digunakan sebagai platform animasi film itu.
Osamu Tezuka pertama kali memperkenalkan serial komik tentang Astro Boy, sebuah robot anak laki-laki yang tidak pernah bertambah usia, pada tahun 1950-an. Kini di 23 Oktober 2009, diluncurkan penampilan perdana 'Astro Boy' di bioskop melalui sebuah film animasi.
Berdasar keterangan resmi yang diterima detikINET, Kamis (26/11/2009) perusahaan animasi berada di balik pembuatan film tersebut bernama Imagi Studios. Mereka telah mengeluarkan investasi sebesar US$ 65 juta untuk pembuatan animasi Astro Boy.
Proses produksi film ini mencakup pembentukkan konsep dan karakter, penulisan naskah serta desain awal yang dikerjakan oleh sebuah tim di Los Angeles. Sedangkan tim Hong Kong yang terdiri dari 400 seniman berkonsentrasi pada pembuatan model, tekstur, animasi, pencahayaan, rendering, dan tugas penggabungan.
"Kami memilih Autodesk Maya sebagai platform animasi untuk Astro Boy karena keleluasaannya, perangkat kreatif, dan dukungan dari seniman-seniman handal. Kami bergantung pada fitur-fitur kuat dalam software tersebut, dan programmer kami telah mengembangkan plug-in khusus untuk Maya, demi mempermudah proses pembuatan animasi berkualitas tinggi," ujar Francis Kao, pendiri dan direktur kreatif Imagi Studios.
John Mak, kepala technical operations di Imagi Studios pun menambahkan, "Untuk Astro Boy simulasi dedaunan dikerjakan menggunakan efek-efek gambar software Autodesk Maya bersamaan dengan plug-in internal kami."
"Setelah menggunakan Maya selama bertahun-tahun, kami melihat kemajuan pesat dalam kemampuan software ini. Maya telah membantu kami untuk memproduksi animasi kelas dunia," tambah John. ( fw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).




