detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 18:27 WIB
Pelanggan XL di Central Region Hobi SMS -
Selasa, 09/02/2010 18:05 WIB
Perubuhan Menara
Pemkab Badung Digugat Rp 1 Triliun -
Selasa, 09/02/2010 17:55 WIB
Roket Pengorbit Satelit LAPAN Meluncur 2014 -
Selasa, 09/02/2010 17:11 WIB
Jejak Badai Matahari yang Usik Telekomunikasi -
Selasa, 09/02/2010 15:53 WIB
Indosat Uji 140 BTS Bertenaga Angin dan Matahari -
Selasa, 09/02/2010 07:45 WIB
Hadapi Banjir, Operator Siapkan Hair Dryer
Indeks Berita
Rabu, 25/11/2009 16:27 WIB
Telepon Kabel Tergerus, Telkom Jalan Terus
Achmad Rouzni Noor II - detikinet
.jpg)
telepon (ist)
"Sebenarnya tak hanya kami yang turun, operator telepon kabel dunia lain juga ikut turun. China Telecom, misalnya, mereka turun Rp 13 triliun," Direktur Konsumer Telkom I Nyoman G Wiryanata, gedung Grha Citra Caraka Telkom, Jakarta, Rabu (25/11/2009).
Dengan jumlah pengguna yang stagnan di angka 8,7 juta dan hanya tumbuh 200 ribu pelanggan selama setahun terakhir, Telkom masih yakin layanan telepon kabel (wireline) akan tetap digunakan masyarakat meski pendapatannya terus tergerus layanan nirkabel (wireless).
"Kita optimis wireline masih tetap dipilih dibanding wireless karena empat keunggulan," sergah Nyoman.
Empat keunggulan yang dimaksud adalah kualitas suara yang lebih jernih karena menggunakan saluran kabel, sambungan telepon yang tidak gampang putus, opsi untuk upgrade ke jaringan internet broadband, hingga untuk urusan administrasi yang berkaitan dengan bank.
Mengandalkan keunggulan itu, Telkom berupaya agar layanan telepon kabel tetap menjadi pilihan untuk berkomunikasi. Upaya yang dilakukan ialah mengemas kembali program Paket Tagihan Tetap.
Program ini sebelumnya sempat digelar sejak Februari lalu. Respon pelanggan dinilai cukup bagus, dari 8,7 juta ada satu juta yang telah menggunakan. Telkom berharap, melalui program repackaging ini, pengguna bertambah 300-400 ribu lagi.
"Saat ini mindset orang meski ada telepon rumah di depannya, tetap saja mereka pilih menggunakan wireless. Nah, itu ingin kami ubah dengan menawarkan value agar orang mau kembali menggunakan telepon rumah," lanjut Nyoman.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (6 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).




