detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 14:07 WIB
Gmail Bakal Adopsi Facebook dan Twitter -
Selasa, 09/02/2010 13:30 WIB
Badai Matahari 2012 Ancam Satelit -
Selasa, 09/02/2010 13:05 WIB
Penawaran Spesial PayPal di Hari Valentine -
Selasa, 09/02/2010 12:45 WIB
Tersinggung Status FB, KPU Lamongan akan Polisikan Facebooker -
Selasa, 09/02/2010 12:33 WIB
Facebook Kabarkan Kematian Tragis Anak -
Selasa, 09/02/2010 10:19 WIB
Google Kutuk Kemunculan 'Saudara Perempuannya'
Indeks Berita
Senin, 16/11/2009 12:00 WIB
Catatan dari IGF 2009
Indonesia Jadi Saksi Aksi Memalukan PBB!
Penulis: Donny B.U. - detikinet

Aksi PBBdi IGF 2009 (dbu)
Seorang perwakilan PBB dengan didampingi seorang sekuriti khusus PBB, menyatakan tidak setuju pada salah satu standing banner yang dipasang oleh OpenNet Asia. Menurut mereka, standing banner tersebut melanggar peraturan PBB, sebagai salah satu sponsor utama IGF 2009, karena tertulis bahwa "Great Firewall of China" adalah salah satu sistem penyaringan (filtering) tingkat nasional yang pertama di dunia.
Perwakilan PBB tersebut meminta standing banner tersebut tidak dipasang, khususnya saat acara welcome party diadakan oleh OpenNet Asia pada hari pertama IGF 2009, Minggu (15/11/2009). Permintaan tersebut kontan ditolak! Walhasil, sekuriti khusus PBB yang berbadan kekar langsung membongkar paksa standing banner tersebut dan tanpa basa-basi langsung membawanya pergi.
Insiden tersebut berlangsung di depan mata saya, yang juga merupakan bagian dari OpenNet Asia untuk chapter Indonesia. Saat kejadian berlangsung, tanpa dikomando kami segera berbagi tugas. Saya segera meminjamkan video camera saya ke rekan peneliti dari Alternative Law Forum - India untuk mengambil gambar bergerak, sedangkan saya menggunakan kamera digital melakukan aksi jeprat-jepret. Segera setelah kejadian tersebut usai, saya pun melakukan upload video dan foto atas aksi pembungkaman PBB atas kebebasan berekspresi tersebut ke YouTube dan Flickr.
Sejumlah teman-teman peneliti yang tergabung dalam OpenNet Asia pun segera menyebarkan ulah PBB tersebut kemana-mana, termasuk via Twitter, Facebook dan media lainnya. Saat standing banner tersebut dilipat oleh sekuriti PBB, sejumlah peserta diskusi yang sempat terpengarah oleh aksi PBB tersebut pun bertepuk tangan memberikan dukungan kepada tim peneliti OpenNet Asia.
Kini informasi tentang aksi memalukan PBB tersebut makin beredar luas di ranah maya dan menuai banuak kecaman. Salah satu dedengkot ONI yang juga Direktur Citizen Lab di Universitas Toronto Kanada, Ron Deibert, mempertanyakan apa manfaat acara IGF jika topik soal kebijakan penyensoran dan pengawasan Internet justru diberangus.
Satu-satunya video tentang insiden PBB yang memalukan tersebut dapat dilihat di http://www.youtube.com/watch?v=d-kxYt2LwKc.
*) Penulis menghadiri IGF 2009 di Sharm - Mesir, dalam kapasitas sebagai peneliti Indonesia untuk komunitas internasional OpenNet Initiative yang memperjuangkan kebebasan berekspresi di media baru. Penulis dapat dihubungi melalui e-mail dbu[at]donnybu.com ( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).




