detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 18:27 WIB
Pelanggan XL di Central Region Hobi SMS -
Selasa, 09/02/2010 18:05 WIB
Perubuhan Menara
Pemkab Badung Digugat Rp 1 Triliun -
Selasa, 09/02/2010 17:55 WIB
Roket Pengorbit Satelit LAPAN Meluncur 2014 -
Selasa, 09/02/2010 17:11 WIB
Jejak Badai Matahari yang Usik Telekomunikasi -
Selasa, 09/02/2010 15:53 WIB
Indosat Uji 140 BTS Bertenaga Angin dan Matahari -
Selasa, 09/02/2010 07:45 WIB
Hadapi Banjir, Operator Siapkan Hair Dryer
Indeks Berita
Rabu, 15/07/2009 13:49 WIB
RIM Umbar Janji Bangun 8 Layanan Purna Jual
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

BlackBerry Bold (inet)
Demikian janji yang dilontarkan pihak RIM kepada pemerintah yang diwakili Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia dalam pertemuan yang digelar Rabu (15/7/2009).
Dikatakan Anggota Komite BRTI Heru Sutadi, memang 8 layanan purna jual yang dijanjikan tersebut tak dibangun berbarengan, melainkan bertahap. "6 service center dibangun pada 26 Agustus, sedangkan pada 15 Oktober tambah 2 lagi," ujarnya kepada detikINET di kantor BRTI, Rabu (15/7/2009). o
Pihak RIM sendiri sudah menggandeng pihak ketiga bernama Teleplan sebagai partner yang akan membangun layanan purna jual mereka. Namun dipastikan Heru, Teleplan hanya sebagai pengembang, sedangkan untuk kegiatan operasional layanan purna jualnya akan dijalankan langsung oleh RIM.
Sebelumnya, RIM juga sudah menyanggupi akan membangun service center yang berkualitas seperti di Singapura. Jadi kalau ada BlackBerry yang rusak tak perlu lagi dilarikan ke negeri seberang, namun bisa di-handle di Indonesia.
"Alat-alat perbaikannya juga dibawa ke sini (Indonesia-red.) semua. Cuma kalau sudah terlalu parah rusaknya, baru dibawa ke Kanada," tukasnya
Pun demikian, apa yang dilontarkan RIM tersebut masih sebatas janji muluk yang belum ada realisasinya. Pemerintah pun mengancam akan membekukan seluruh sertifikasi BlackBerry -- termasuk produk eksisting -- jika sampai 26 Agustus 2009 RIM tak menyelesaikan pembangunan layanan purna jualnya di Indonesia.
Sementara untuk saat ini, seperti diketahui, sertifikasi yang dibekukan hanya untuk produk baru. Alhasil, BlackBerry Tour yang merupakan produk anyar RIM belum bisa masuk ke Indonesia.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





