detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 12:45 WIB
Pengawas Internet Indonesia Tak Mau Sekadar Jadi 'Alarm' -
Senin, 08/02/2010 13:21 WIB
Polisi Gerebek Situs Pelatihan Penjahat Cyber -
Senin, 08/02/2010 12:28 WIB
Ancaman Cyber Hantui AS -
Senin, 08/02/2010 11:45 WIB
Kolom Telematika
Keamanan Informasi Digital di Era Internet -
Kamis, 04/02/2010 16:52 WIB
Microsoft Selidiki 'Luka' Baru Internet Explorer -
Kamis, 04/02/2010 15:34 WIB
'Teori Sekuriti Bak Musik Klasik'
Indeks Berita
Jumat, 10/07/2009 08:41 WIB
Waspadai Ledakan Varian Baru Koobface
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

Koobface (ist)
Koobface merupakan worm jahat yang pertama kali terdeteksi oleh Kaspersky Lab sebagai Net-Worm.Win32.Koobface, dan menjadi populer setelah muncul hampir setahun yang lalu dengan menargetkan akun Facebook dan MySpace
Worm Koobface menyebar melalui akun pengguna yang sah ke profil teman-teman mereka. Komentar dan pesan yang dikirimkan oleh worm ini berisi link ke sebuah website palsu YouTube yang mengajak pengguna untuk mendowload "versi terbaru dari Flash Player".
Kemudian, Worm tersebut akan menginfeksi komputer korban. Setelah terinfeksi, PC akan mulai menyebarkan pesan ke teman-teman korban. Saat ini yang rentan menjadi sasaran adalah situs-situs jejaring sosial yang sedang naik daun, seperti Facebook, MySpace, Hi5, Bebo, Tagged, Netlog dan, yang terbaru, Twitter.
"Tanda peningkatan aktivitas kejahatan di dunia maya yang melibatkan jejaring sosial di bulan terakhir membuktikan bahwa strategi yang digunakan oleh orang jahat untuk menginfeksi pengguna jauh lebih efektif bila menambahkan konteks sosial dalam penyerangan mereka," ungkap Stefan Tanase, Peneliti Malware di Kaspersky Lab, seperti dikutip detikINET dari keterangan resminya, Jumat (10/9/2009).
Lebih lanjut Stefan menambahkan, "Juni 2009 menandakan sebuah tonggak penting dalam evolusi malware di jejaring sosial: aktivitas yang kami lihat pada bulan ini melebihi bulan lain di masa lalu."
Kaspersky Lab memberikan beberapa tips untuk mengantisipasi serangan tersebut:
- Berhati-hati saat membuka link yang masuk dengan pesan yang mencurigakan, meskipun pengirimnya adalah salah satu teman terpercaya di Facebook.
- Menggunakan Internet Explorer 7 running in protected mode atau Firefox dengan NoScript diinstal.
- Membocorkan informasi pribadi sesedikit mungkin. Jangan memberikan alamat rumah, nomor telepon atau detail pribadi lainnya.
- Tetap mengupdate software antivirus untuk mencegah versi terbaru dari malware menyerang komputer.
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).




