detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 12/03/2010 12:49 WIB
Menkominfo Belum Berani Cabut Izin Internux -
Jumat, 12/03/2010 09:40 WIB
Voucher SMS Indosat Hilang di Pasaran? -
Jumat, 12/03/2010 07:04 WIB
Bisnis Menara Belum Diputuskan untuk Asing -
Kamis, 11/03/2010 17:51 WIB
Ponsel NX G501 Jadi Harapan Mentari -
Kamis, 11/03/2010 16:54 WIB
Indosat Akhirnya Lepas Kekang BlackBerry -
Kamis, 11/03/2010 14:54 WIB
Indosat Ingin Mentari Secerah IM3
Indeks Berita
Senin, 06/07/2009 16:59 WIB
Nah Lho, Polling SMS Capres Dianggap Spam
Ardhi Suryadhi - detikinet

Polling SMS
Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) begitu mendengar kabar miring tersebut, langsung melakukan penyelidikan.
Anggota BRTI Heru Sutadi mengungkapkan, penyelidikan dilakukan dengan cara konvensional seperti mencoba langsung polling-polling tersebut yang kini ramai di TV dan internet.
"Sejauh penyelidikan kita tidak ada polling SMS yang diblokir. Mungkin sistemnya saja yang berbeda, jadi ketika ada 1000 SMS dikirim langsung dianggap spam," tukas Heru di sela sidang perdana gugatan Rp 2 triliun IMOCA di PN Jakarta Pusat, Senin (6/7/2009).
Serbuan SMS tim sukses para capres juga dipertanyakan oleh Heru. Menurutnya, dengan adanya serbuan SMS yang gila-gilaan, polling yang sejatinya untuk mengetahui gambaran sesungguhnya dari pilihan masyarakat, malah jadi melenceng demi mempercantik opini publik.
"Hal itu juga harus dipertanyakan. Selain itu, pembuat polling juga harusnya bisa bertindak lebih transparan, jangan cuma menampilkan presentase saja. Harus ada jumlah peserta polling," pungkasnya.
( ash / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






