detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/03/2010 15:06 WIB
VBWorm.AGR, Virus Lokal yang Mengacak-acak IE -
Selasa, 09/03/2010 11:08 WIB
Sistem Keamanan Abu-abu di Facebook -
Selasa, 09/03/2010 07:25 WIB
Waspadai Penipuan di Facebook Menggunakan Akun Milik Teman! -
Selasa, 09/03/2010 07:13 WIB
Kolom Telematika
Uji Keamanan, Cara Jitu Buktikan Kehandalan Antivirus -
Senin, 08/03/2010 17:03 WIB
10 Fakta Penting Tentang Keamanan Internet -
Senin, 08/03/2010 16:17 WIB
Lewat Ramalan Cuaca, Ribuan iPhone dan Android Dibobol
Indeks Berita
Jumat, 05/12/2008 12:03 WIB
Jutaan Pengguna Facebook Jadi Target 'Koobface'
Dewi Widya Ningrum - detikinet

Ilustrasi (ist.)
Koobface memanfaatkan fitur messaging di Facebook untuk menginfeksi komputer (PC), lalu mencoba mencuri informasi penting seperti nomor kartu kredit.
"Beberapa virus lain juga memanfaatkan Facebook dengan cara yang sama untuk menyebarkan diri," kata juru bicara Facebook, Barry Schnitt lewat e-mail.
Namun demikian, Reuters yang dikutip detikINET, Jumat (5/12/2008) melansir, Schnitt mengatakan prosentase pengguna Facebook yang terinfeksi vius ini masih sangat kecil.
Dalam blognya, McAfee menyatakan bahwa para penelitinya telah menemukan Koobface berkeliaran di Facebook. Koobface menyebar dengan cara mengirimkan pesan tagline yang menggelitik ke daftar teman pengguna Facebook yang sudah terinfeksi virus.
Pesan tersebut, yang salah satu subyeknya berbunyi "You look just awesome in this new movie", jika diklik nantinya akan menggiring user ke sebuah situs di mana user akan diminta untuk mendownload sebuah software jahat yang menyamar sebagai update Flash Player.
Jika software itu di-download, komputer akan terinfeksi virus. Parahnya lagi, komputer yang sudah terinfeksi itu bisa menginfeksi situs-situs lain ketika menggunakan mesin pencari Google, Yahoo, MSN dan Live.com.
Chris Boyd, peneliti di FaceTime Security Labs mengatakan, pengguna Facebook kurang peduli terhadap pesan yang mereka terima.
"Mereka cenderung lengah. Mereka berpikir bahwa seseorang sudah log in dengan menggunakan sebuah account untuk bisa masuk ke Facebook, sehingga berpikir tidak mungkin virus bisa menginfeksi mereka," kata Boyd.
Facebook telah mengimbau anggotanya untuk menghapus e-mail yang mencurigakan. Facebook juga memposting petunjuk bagaimana membersihkan komputer yang terinfeksi virus di http://www.facebook.com/security.
Richard Larmer, chief executive RLM Public Relations di New York yang merupakan salah satu pengguna Facebook mengatakan, ia terpaksa 'membuang' PC-nya setelah terinfeksi Koobface. "Ini benar-benar buruk. Virus ini menghancurkan komputer saya," katanya.
McAfee sendiri masih belum bisa mengidentifikasi pelaku di belakang Koobface. "Pelakunya mengupdate dan menambah fungsionalitas baru," kata Craig Schmugar, peneliti di McAfee.
( dwn / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






