- Tomb Raider: Underworld... dated
- *** Battlefield 2 ***... izoel1
- DS = Tablet Gaming?... hunter
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
- Pro Evolution Soccer... placebo
Berita Lain
-
Kamis, 20/11/2008 14:05 WIB
Warga Negara Mana Pecandu Terberat Ponsel? -
Kamis, 20/11/2008 12:45 WIB
Pesta Blogger 2008
Kiat Sukses Ngeblog ala Blogger Mancanegara -
Kamis, 20/11/2008 12:21 WIB
Blog Penghina Nabi, Mati Satu Tumbuh 1000 -
Kamis, 20/11/2008 11:10 WIB
Pesta Blogger 2008
Pesona Indonesia di Mata Blogger Mancanegara -
Kamis, 20/11/2008 10:50 WIB
Protes Fitnah Pembuat Blog Penghina Nabi Muhammad -
Kamis, 20/11/2008 08:05 WIB
Kepergok Selingkuh, iPhone Dijadikan Kambing Hitam
Indeks Berita
Rabu, 15/10/2008 16:12 WIB
Masyarakat Industri Kreatif TIK Siap Dibentuk
Ardhi Suryadhi - detikinet

Ilustrasi (Ist.)
Wadah yang dimaksud yaitu dalam bentuk pembentukan perkumpulan Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI).
Lolly Amalia Abdullah, Direktur Infomasi, Perangkat Lunak, dan Konten Depkominfo mengatakan, gagasan untuk membuat MIKTI sebenarnya sudah disuarakan sejak tahun lalu. Namun karena sejumlah rintangan menghadang akhirnya rencana tersebut baru kembali terealisasi sekarang.
Saat ini, pembentukan MIKTI sudah memasuki tahap forum diskusi dengan para pemangku kepentingan di industri ini, seperti para pengembang game, operator serta para pengembang konten lainnya. Dari forum tersebut akhirnya disepakati MIKTI direncanakan bakal diluncurkan pada 22 November mendatang.
"Sebagai tindak lanjut akan dilakukan pertemuan lagi dengan para peserta yang hadir dalam forum diskusi ini, host-nya akan bergilir antara Telkom, Indosat dan Kadin," ujar Lolly kepada detikINET.
MIKTI dibentuk salah satunya adalah untuk mensinergikan para pihak terkait yang bermain di industri kreatif berbasis TIK. Pasalnya, menurut Brata Hardjosubroto dari Asosiasi Penyelenggara Multimedia Indonesia (APMI), banyak masalah yang merundung industri kreatif tanah air.
Seperti antar para penyedia konten (CP) yang tidak bersinergi, hubungan operator telekomunikasi dan CP yang penuh contention hingga minimnya institusi pendidikan yang menyokong industri kreatif TIK ini. "Sekolah animasi di Indonesia saja cuma ada 3, bandingkan dengan Korea yang memiliki 300 sekolah," tukas Brata ketika memberikan presentasinya dalam Forum Diskusi Pembentukan MIKTI di Redtop Hotel Jakarta, Rabu (15/10/2008).
Imbasnya, lanjut Brata, kontribusi industri kreatif terhadap pendapatan negara masih kalah jauh dari negara-negara lain, yakni cuma 4,7 persen. Adapun Amerika Serikat menjadi negara yang memiliki industri kreatif terbesar di dunia.
Punya info seputar perkumupulan, blog atau komunitas online Anda? Sampaikan saja di detikINET Forum.
( ash / fyk )
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
