- Bug Endonesia CMS!!!!!... edu_aying
- Website Kevin Mitnick Ter... wowpress
- 7-deadly Reasons why Indo... Th0R
- Akhirnya depkominfo.go.id... njoups
- Ada Apa Dengan Roy Suryo ... Bobby Sant
- Internet tidak bisa diblo... kamoraki
Berita Lain
-
Senin, 29/06/2009 12:10 WIB
e-Gov Peringkat 23 Dunia
Indonesia Lebih Unggul dari Brasil -
Kamis, 25/06/2009 11:43 WIB
'Bing, Jangan Njiplak Dong!'
Indeks Berita
Senin, 08/09/2008 15:30 WIB
Nggak Digaji, Pengawas Internet Indonesia Kerja Apa?
Ardhi Suryadhi - detikinet

Ilustrasi (Ist.)
Lembaga Pengawas Internet Indonesia (Indonesia Security Incident Responses Team On Internet Infrastructure/ID-SIRTII) menegaskan bahwa selama ini pihaknya sudah menjalankan berbagai tugas yang diembankan pada mereka. Bahkan, mereka mengklaim sudah mulai mengawasi trafik internet tanah air.
Selain itu, Gugus Tugas Tim Respon Insiden bahkan telah dibentuk dan siap bertugas. M. Salahuddien, Wakil Ketua ID-SIRTII mengatakan, tim ini sudah dibentuk sejak Agustus 2008 dan anggotanya adalah perwakilan dari para ISP (penyedia jasa internet).
Jadi, misalkan ada serangan malware, virus, trojan dan kemungkinan ancaman cyber lain, nantinya akan diteruskan penanganannya ke tim ini. "Beruntung, sampai sekarang belum ada insiden. Sensor sudah mulai dijalankan semua di 9 lokasi yang tugasnya untuk memonitor," imbuh pria yang kerap disapa Didin ini kepada detikINET, Senin (8/9/2008).
Dari ke-9 sensor tersebut, lanjutnya, bisa meng-cover hingga 80 persen trafik internet di Indonesia. Sehingga bisa memantau dan memberi peringatan ke tim respon, selanjutnya mereka akan melakukan mitigasi.
Selain itu, dilanjutkan Didin, setiap dua minggu sekali bakal ada pertemuan antar para anggota. Tujuannya adalah untuk bertukar ilmu dan ada semacam update knowledge.
ID-SIRTII juga sudah mempunyai beberapa usulan kegiatan lainnya. Salah satunya yang merupakan kewajiban dari Peraturan Menteri, yaitu mempersiapkan log file dan sinkronisasi waktu server.
Progres keduanya, sekarang sedang uji coba dan tengah bertahap dikerjakan. Menurut Didin, sinkronisasi waktu server harus dilakukan karena wilayah Indonesia terbagi ke dalam tiga standar waktu yang belum disinkronisasikan.
"Kita sudah sepakati teknisnya, sekarang masih update bertahap. Diharapkan akhir September sudah sinkron semua. Meskipun peraturan dirjen baru akan keluar, tapi kita sudah mendahului," tandasnya
Mau ngobrolin seputar serangan cyber? Masuk saja ke detikINET Forum. ( ash / wsh )
Jangan sampai ketinggalan info gadget terbaru dan juga informasi lainnya. Ketik REG TEC kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Hutch 3, Flexi).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (8 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com

