detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 14:07 WIB
Gmail Bakal Adopsi Facebook dan Twitter -
Selasa, 09/02/2010 13:30 WIB
Badai Matahari 2012 Ancam Satelit -
Selasa, 09/02/2010 13:05 WIB
Penawaran Spesial PayPal di Hari Valentine -
Selasa, 09/02/2010 12:45 WIB
Tersinggung Status FB, KPU Lamongan akan Polisikan Facebooker -
Selasa, 09/02/2010 12:33 WIB
Facebook Kabarkan Kematian Tragis Anak -
Selasa, 09/02/2010 10:19 WIB
Google Kutuk Kemunculan 'Saudara Perempuannya'
Indeks Berita
Rabu, 03/09/2008 09:21 WIB
Laporan dari Taipei
Kapan Alamat IP Habis? Intip Yuk
Edwin Purwandesi - detikinet

IPv4 Counter (ist.)
Wakil APNIC di acara tersebut, Miwa Fujii, mengingatkan bahwa sisa alamat Internet Protocol (IP Address) versi 4 alias IPv4 saat ini di seluruh dunia hanya 39 blok /8 (kelas A). Belum lagi, dari kesepakatan terakhir, dari 39 blok ini pun masih harus 'ditahan' 5 blok di seluruh dunia untuk cadangan saat IPv4 benar-benar habis.
Untuk secara real-time memantau perkembangan berkurangnya IPv4 ini, APNIC mempersilhakan komunitas IPv6 memakai sebuah aplikasi online menarik, yang dibuat oleh DR. Takashi Arano, yang dapat diakses melalui alamat http://entne.jp/tool/test/index_en.html.
Bahkan, pengguna bisa menyisipkan aplikasi ini ke dalam situs atau blog sehingga menjadi semacam widget. DR. Takashi Arano, membuatkan juga script untuk dapat menyisipkan aplikasi ini secara online. Aplikasi yang dinamai "IPv4 Exhaustion Counter" ini dipakai sebagai salah satu tool untuk mengingatkan pengguna internet dunia, akan terus menyusutnya persediaan IPv4.
Untuk dapat meningkatkan kesadaran pengguna internet di Indonesia, aplikasi ini juga telah tersedia dalam bahasa Indonesia. Kini, tersedia 14 bahasa yang dapat dipilih oleh pengguna aplikasi ini.
Di akhir presentasinya, Miwa Fujii, kembali menekankan perlunya ISP membuat rencana kerja yang jelas dan terukur untuk mempersiapkan implementasi IPv6 di jaringannya masing-masing. ISP dan pemerintah masing-masing negara juga dihimbau agar segera membuat program sosialisasi kepada pengguna internet. Diharapkan, pada saat IPv6 akan diimplementasikan secara luas nanti, dampak-dampak negatif yang mungkin timbul dapat diminimalkan.
Penulis, Edwin Purwandesi, adalah Asisten Manager di bagian Pengelola Produk-produk TELKOMNet, PT TELKOM. Edwin juga merupakan Anggota Asia Pasific IPv6 TaskForce.
Gambar: IPv4 Exhaustion Counter edisi Bahasa Indonesia, penerjemahan oleh Edwin Purwandesi.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





