- [WTA]FEAR version?... bart_the_13th
- [HELP] HALFLIFE2:EPISODE ... bart_the_13th
- wanted: weapon of fate... dated
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- [web based]DemoKrezy game... chonang_co
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
Berita Lain
-
Senin, 06/07/2009 07:46 WIB
TweetCraft Kawinkan Twitter dan World of Warcraft -
Senin, 06/07/2009 07:02 WIB
Dianggap 'Sejarah', Ayam Goreng Dilelang di eBay -
Minggu, 05/07/2009 10:25 WIB
Istri Facebook-an, Identitas Kepala Intelijen Inggris Terungkap -
Jumat, 03/07/2009 18:27 WIB
Gay Dilegalkan, Internet jadi Ajang 'Perang' -
Jumat, 03/07/2009 17:33 WIB
Mata-matai Mantan Pacar, Teknisi IT Bobol PC -
Jumat, 03/07/2009 16:55 WIB
Napi Update Facebook Gemparkan Penjara
Indeks Berita
Selasa, 02/09/2008 14:52 WIB
Google Earth Lacak Pergerakan Badai Gustav
Ardhi Suryadhi - detikinet

Ilustrasi (champion-glass)
Pengguna internet bisa memantau pergerakan Badai Gustav ini melalui tab 'weather' di Google Earth. Alhasil, pengguna bisa memprediksi kemana Badai Gustav selanjutnya akan singgah.
Meski demikian, Google tetap mengingatkan pengguna untuk tetap mempercayai informasi resmi dari pihak berwajib. Sebab, tampilan satelit pergerakan Badai Gustav di Google Earth mempunyai jeda waktu dari aktivitas aslinya.
"Tolong diingat, ketika mengikuti pergerakan badai di Google Earth bahwa tampilan awan di aplikasi ini mempunyai jeda waktu 1-3 jam dari kejadian aslinya. Artinya, jika terdapat badai, maka badai tersebut sudah berada lebih jauh dari yang terlihat," jelas Cris Castello, yang bekerja di tim Google Earth dalam blognya.
Dilansir softpedia yang dikutip detikINET, Selasa (2/9/2008), bagi pengguna yang ingin mendapatkan tampilan yang lebih baik dari aplikasi ini, disarankan untuk mendownload aplikasi KML (Keyhole Markup Language) yang disebutkan tersedia di blog Castello.
Aplikasi ini diklaim mampu memberikan tampilan 3D, image, penanda tempat serta garis bujur dan lintang wilayah yang ingin dianalisa. Sementara untuk melacak fenomena alam, seperti badai misalnya, aplikasi ini diklaim mampu memberikan gambaran seberapa besar sudut kemiringan dan ketinggian dari kerucut serta prediksi rute yang akan dilewati badai tersebut selanjutnya.
Pun begitu, sekali lagi Google menegaskan bahwa layanan ini hanyalah untuk menarik minat penggunanya, dan bukan untuk dijadikan acuan bagi para peramal cuaca. "Dan jika Anda tinggal di salah satu area yang terkena dampaknya (badai-red.), maka tetaplah dengarkan instruksi dari pihak berwajib setempat," tandas Castello.
Punya cerita menarik seputar dunia IT? Berbagi di detikINET Forum.
( ash / fyk )
Jangan sampai ketinggalan info gadget terbaru dan juga informasi lainnya. Ketik REG TEC kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Hutch 3, Flexi).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com

