- (ask) mau install ulang t... prasetyo.pamungkas
- [ASK] virus yg reset jadi... hunter
- langsung bluescreem... misbah
- Bingung Deh Bro...Sebetul... irsanarietiaz
- PCMAV = virus kah?... The Handsome
- Anti virus gratis ?? post... kriwelz
Berita Lain
-
Rabu, 19/11/2008 17:20 WIB
Situs Mudah Dibobol Gara-gara Karyawan Ceroboh -
Rabu, 19/11/2008 12:33 WIB
Microsoft Janjikan Anti Virus Gratisan -
Selasa, 18/11/2008 06:45 WIB
Sistem Komputer IMF Dihantam Penjahat Cyber -
Jumat, 14/11/2008 17:37 WIB
Level Spam Dunia Turun 70 Persen -
Jumat, 14/11/2008 09:41 WIB
'Gawang' PSSI Kebobolan (Lagi) di Dunia Maya
Indeks Berita
Selasa, 02/09/2008 14:13 WIB
Di Mana 'Ibu Kota' Spam Dunia?
Fino Yurio Kristo - detikinet

Ilustrasi (ist.)
Dilansir PeriscopeIt dan dikutip detikINET, Selasa (2/9/2008), status tak menyenangkan itu disandang Swiss ditengarai karena tersebar luasnya internet berbandwidth tinggi, banyaknya perusahaan top serta kulturnya yang multi bahasa.
Menurut MessageLabs, persentase rata-rata spam global mencakup 75,1 persen dari e-mail yang terkirim. Namun di Swiss, dari keseluruhan e-mail yang lalu lalang, 84,2 persen di antaranya adalah spam.
Memang, spammer biasanya membidik perusahaan-perusahaan besar. Karena itu, dengan banyaknya perusahaan keuangan atau farmasi di Swiss, penobatannya sebagai 'ibu kota' spam dianggap tak begitu mengejutkan.
"Meskipun bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling umum, spammer makin sering memakai bahasa lokal. Dan dengan empat bahasanya, Swiss makin diminati para spammer," demikian analisis dari Paul Wood, analis senior di MessageLabs.
Selain itu terungkap bahwa dalam satu dari 60 e-mail yang beredar di Swiss mengandung virus. Persentase ini lebih tinggi dari angka rata-rata global, dimana 'hanya' satu dari 148 e-mail yang lalu lalang terkontaminasi virus.
Ingin tahu info seru seputar keamanan internet?Gabung segera di detikINET Forum! ( fyk / ash )
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
