Berita Lain

Indeks Berita



Kamis, 28/08/2008 10:37 WIB

Data Pribadi Presiden Dibobol Cracker
Fino Yurio Kristo - detikinet

Cracker (cnn)

Taipei - Ulah ilegal penjahat cyber kelas kakap kembali terbongkar. Polisi di Taiwan menahan enam cracker yang diduga membobol data personal dari jaringan perusahaan pemerintah. Bahkan dari data yang berhasil diangkut, terdapat informasi pribadi presiden Taiwan.

Pejabat dari Criminal Investigation Bureau Taiwan menyatakan, para tersangka selain mencuri data dari lembaga pemerintah, juga membobol perusahaan telekomunikasi sampai jaringan televisi. Ia menyebutkan bahwa operasi kriminal ini adalah kasus kejahatan cyber terbesar yang terungkap di Taiwan.

Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Kamis (28/8/2008), tersangka diduga mencuri 50 juta data personal masyarakat Taiwan. Data orang penting yang berhasil dibobol termasuk informasi mengenai presiden Taiwan, Ma Ying-jeou, dan mantan presiden Chen Shui-bian.

Mereka kemudian menjual sebagian informasi pribadi tersebut seharga USD 10 per entri. Komplotan cracker yang berasal dari Taiwan dan China ini juga disinyalir mencuri uang dari rekening bank korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka menghadapi ancaman hukuman sampai 5 tahun penjara.

Ingin tahu info seru seputar keamanan internet? Gabung segera di detikINET Forum! ( fyk / dwn )
Komentar terkini (5 Komentar)

Baca juga:


Klik di sini:


Informasi :

-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com