- Call Of Duty World At War... secxentz_all
- New Server Bnet SkyZone... Invoker
- [mo tanya] kok file2nya d... dated
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
- Pro Evolution Soccer... placebo
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 17:14 WIB
Hacker Susupi iPhone dengan Linux -
Senin, 01/12/2008 12:39 WIB
SITIS & WOSOC 2008
Peneliti TI di Bali Pemanasan di Tempat Dingin -
Senin, 01/12/2008 10:55 WIB
Tentara Robot Lebih Beradab Dibanding Manusia -
Senin, 01/12/2008 09:33 WIB
SITIS & WOSOC 2008
Gelaran TI Kelas Dunia Dibuka di Bali -
Senin, 01/12/2008 06:45 WIB
Teknologi Disalahkan Atas Tragedi Mumbai -
Sabtu, 29/11/2008 16:38 WIB
IM2 Inginkan Kongkoow Jadi MySpace-nya Indonesia
Indeks Berita
Selasa, 26/08/2008 10:55 WIB
Pramugari Awasi Akses Pornografi di Pesawat
Fino Yurio Kristo - detikinet

Pramugari (ibtstw)
Nah, untuk mengawasi aktivitas online penumpang ini, tenaga pramugari bakal diandalkan. Contohnya, jika kebetulan penumpang membawa anak kecil dan orang di sampingnya mengakses pornografi, mereka bisa mengajukan komplain pada pramugari.
Menurut Steve Jones, profesor studi internet di University of Illinois, pekerjaan monitoring ini memang perlu seiring makin banyaknya maskapai penerbangan yang menawarkan internet di Amerika Serikat. American Airlines jadi yang pertama dan bakal diikuti maskapai lainnya, misalnya Delta Airlines.
Beberapa maskapai memang berencana memblokir konten tertentu. Namun American Airlines termasuk yang membiarkan akses sebebas mungkin bagi penumpang. Charlie Wilson, juru bicara American Airlines menandaskan kebebasan akses akan memanjakan penumpang dan membuat mereka tetap produktif.
Di lain pihak, Tim Maxwell selaku VP dari Aircell, yakni perusahaan penyedia layanan internet di pesawat mengakui, pemblokiran konten di pesawat masih jadi diskusi hangat. Namun sepertinya, pembatasan akses bukan pilihan utama maskapai. Karenanya, penumpang hanya akan dibatasi aktivitas online-nya oleh penumpang lain atau pramugari.
Namun tak berarti pramugari menerima begitu saja tugas itu. Sara Nelson yang mewakili asosiasi pramugari Association of Flight Attendants menyatakan, menjadikan pramugari sebagai 'polisi moral' di pesawat adalah hal pelik. Masalah misalnya bisa terjadi soal kriteria akses yang dianggap tidak pantas.
"Tugas pramugari sudah cukup banyak. Sulit rasanya menerima lebih banyak tanggung jawab," kata Sara seperti dilansir FoxNews dan dikutip detikINET, Selasa (26/8/2008).
Bincang seru seputar internet? Gabung yuk di detikINET Forum! ( fyk / dwn )
Komentar terkini (5 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
