- *** Battlefield 2 ***... izoel1
- DS = Tablet Gaming?... hunter
- config joystick di emulat... adyt
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
- Pro Evolution Soccer... placebo
Berita Lain
-
Selasa, 18/11/2008 14:47 WIB
Situs Indonesia Disarankan Fokus ke Mobile -
Selasa, 18/11/2008 12:12 WIB
Remaja Terkapar Setelah Nge-game Semalam Suntuk -
Selasa, 18/11/2008 07:15 WIB
Gadget Rusak, Anak Muda Santai Orang Tua Frustasi -
Senin, 17/11/2008 12:07 WIB
Barack Obama Dilarang Pakai Blackberry -
Senin, 17/11/2008 11:45 WIB
ITB Kembangkan Pengendali Komputer Pakai Otak -
Senin, 17/11/2008 09:24 WIB
Kawin, Selingkuh, Cerai, Semuanya Gara-gara Internet
Indeks Berita
Rabu, 20/08/2008 10:49 WIB
Ortu Izinkan Anak Drop Out untuk Main Game
Fino Yurio Kristo - detikinet

Blake Peebles (wired)
"Kami tidak mau menerima komplain lagi. Dia selalu saja mengatakan bahwa sekolah hanyalah buang-buang waktu," demikian kata Hunter Peebles, ayah Blake Peebles. Blake sendiri saat ini baru berusia 16 tahun.
Tampaknya sang ayah rela mengorbankan sekolah agar anaknya berhasil memenuhi cita-citanya menjadi pemain game Guitar Hero profesional. Waktu yang ada akan dihabiskan sang anak untuk berlatih maupun mengikuti turnamen game.
Namun memang bukan berarti pendidikan sepenuhnya bakal ditinggalkan. Seperti dikutip detikINET dari PCAdvisor, Rabu (20/8/2008), Peebles bakal merajut ilmu dengan les privat di rumahnya.
Sejauh ini, Peebles memang belum meraih prestasi spektakuler di arena game. Namun jika nantinya sukses menempa diri jadi gamer profesional, dia bisa mencari nafkah dengan memenangi berbagai turnamen dan mengumpulkan hadiah ribuan dollar.
Berbagi info seru seputar video game kesayangan? Gabung saja di detikINET Forum! ( fyk / wsh )
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
