- file folder 3 hari selelu... suhendra
- [Tips & Trick] 6 Lang... putra1986
- kena Anti spyware palsu... hunter
- Bingung Deh Bro...Sebetul... irsanarietiaz
- Anti virus gratis ?? post... kriwelz
- PCMAV = virus kah?... The Handsome
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 14:42 WIB
Volume Spam Dunia Merangkak Naik -
Senin, 01/12/2008 12:09 WIB
Cracker Rusia Jebol Jaringan Komputer Pentagon -
Senin, 01/12/2008 07:17 WIB
Virus Natal Datang Lebih Awal -
Sabtu, 29/11/2008 15:11 WIB
Cracker India-Pakistan Gontok-gontokan di Dunia Maya -
Kamis, 27/11/2008 14:24 WIB
'JeNGKol' Beraksi, Komputer Logoff -
Selasa, 25/11/2008 12:10 WIB
Liburan Tiba, Spam Siap Merajalela
Indeks Berita
Rabu, 20/08/2008 07:32 WIB
Negara Asia Bersiap Hadapi Perang Cyber
Fino Yurio Kristo - detikinet

Ilustrasi (ist).
Pemerintah negeri jiran Malaysia contohnya, turut mendukung didirikannya lembaga pertahanan cyber bernama International Multilateral Partnership Against Cyber-Terrorism atau IMPACT di bulan Mei.
Negara lain yang getol mempersiapkan pertahanan cyber adalah Jepang. Sejak tahun 2005, Jepang mendirikan National Information Security Center sebagai lembaga untuk mengkoordinasi pengamanan informasi serta menjalin hubungan dengan lembaga terkait di luar negeri.
Menurut Nicholas Thomas, akademisi University of Hong Kong yang berkecimpung di Centre of Asian Studies, kerja sama antar negara amat penting dalam menghadang ancaman cyber. Ia mengemukakan, harus ada kerja sama internasional demi memastikan keamanan cyber regional.
Adapun antara negara Asia sendiri disinyalir sudah terjadi pertikaian di dunia maya. Contohnya sebuah studi di Korea Selatan mengungkap, separuh serangan yang menerpa situs di Korsel berasal dari China. Beberapa waktu lampau, India juga mengkhawatirkan serangan cyber dari China.
Memang, China tampaknya jadi negara Asia yang paling serius membentuk lembaga keamanan cyber. Bahkan negara itu sudah sering dituding sebagai dalang serangan cyber ke negara-negara barat, termasuk pada sang adidaya Amerika Serikat.
Siapkah Menghadapi Serangan?
Di lain pihak, Pauline Reich yang adalah pendiri Asia-Pacific Cyber Law meyakini beberapa negara di Asia Pasifik cukup siap menggalang pertahanan cyber. Australia, Korea Selatan dan Singapura disebutnya punya kapasitas memadai dalam melindungi keamanan internet.
Namun memang menurutnya, menangkal ancaman cyber adalah masalah yang kompleks. Mungkin itulah sebabnya Indonesia sampai sekarang tampaknya masih adem ayem dalam menangkal ancaman cyber yang makin menanjak intensitasnya. Demikian seperti dilansir detikiNET dari WorldPoliticReview, Rabu (20/8/2008).
Ingin tahu info seru soal keamanan cyber? Yuk, gabung di detikINET Forum!
( fyk / amz )
Komentar terkini (6 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
