Berita Lain

Indeks Berita



Senin, 18/08/2008 09:51 WIB

Tak Bayar Upeti, BTS Operator Diserang Teroris
Ardhi Suryadhi - detikinet

BTS (inet)

Jakarta - Menara pemancar operator telekomunikasi Filipina Globe Telecom jadi sasaran penyerangan teroris. Pasalnya, operator tersebut disebut-sebut tak mau membayar upeti.

Cellular news yang dikutip detikINET Senin (18/8/1008) mengatakan, seorang saksi mata melihat tiga orang bersenjata memaksa masuk ke kantor dekat base tranceiver station (BTS) tersebut di selatan Tagalog, Filipina.

Ketika ingin dicegah masyarakat setempat, pelaku malah balik mengancam dan berniat untuk meledakkan kantor tersebut. Sebelum mengaktifkan ledakan, pelaku meneriakkan 'Hidup NPA (New People's Army)' yang merupakan anggota sayap kiri Partai Komunis di Filipina.

Beruntung, setelah pelaku berlalu, masyarakat setempat dengan cepat mengatasi kobaran api akibat ledakan tersebut.

Kejadian penyerangan terhadap Globe Telecom bukanlah kali ini saja terjadi. Sebelumnya BTS mereka juga pernah jadi sasaran penyerangan karena menolak membayar upeti yang disebut sebagai 'revolutionary taxes'.

Bahkan, tak hanya perusakan, kelompok ini juga tak segan-segan melakukan penculikan. Dua pekerja kontraktor yang sedang mengerjakan proyek bagi Globe Telecom juga pernah diculik pada bulan lalu ketika tengah memperbaiki BTS.


Mau curhat seputar operator telekomunikasi di Indonesia? Masuk saja ke detikINET Forum.

( ash / ash )
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga:


Klik di sini:


Informasi :

-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com