detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 02/02/2010 14:07 WIB
Komisi I Desak Hukuman UU ITE Diperingan -
Kamis, 28/01/2010 17:20 WIB
Menkominfo Tampik Isu Reshuffle -
Kamis, 28/01/2010 13:20 WIB
Tak Mau Dibilang Gagal, Tifatul Andalkan Kotoran Sapi -
Kamis, 28/01/2010 12:35 WIB
Program 100 Hari Menkominfo Belum 100% -
Kamis, 28/01/2010 10:35 WIB
Fujitsu Bakal Gugat Apple iPad? -
Kamis, 21/01/2010 13:42 WIB
'UU ITE Tidak Mau Nebeng Momen Pembobolan Bank'
Indeks Berita
Senin, 11/08/2008 13:19 WIB
Ngarang Cerita Porno di Internet Berujung Kurungan
Fino Yurio Kristo - detikinet

Ilustrasi (oriontech)
Menurut Departemen Kehakiman Amerika Serikat, terdakwa bernama Karen Fletcher ini mengoperasikan situs bernama Red Rose Stories yang mengandung bermacam kisah pornografi anak-anak. Sebagian dari cerita itu mengandung penyiksaan, pemerkosaan dan bahkan pembunuhan.
Dilansir oleh PCAdvisor dan dikutip detikINET, Senin (11/8/2008), Fletcher juga menjual keanggotaan situs bagi pengakses yang berminat. Mereka yang membayar bakal mendapatkan cerita versi lengkap.
Masih menurut Departemen Kehakiman, Fletcher mengarang sebagian besar cerita porno itu sendirian. Sebelumnya, lembaga FBI (Federal Bureau of Investigation) juga telah memerintahkan penutupan situs tersebut di tahun 2005.
Namun ada pula yang tidak menyetujui dijatuhkannya hukuman pada tersangka ini. Menurut Marc John Randazza, profesor hukum di Barry University School of Law, penulisan cerita fiksi tidak seharusnya dikenai hukuman karena Amerika Serikat menjamin kemerdekaan bicara penduduknya. Menurut Anda?
Diskusi seru seputar fenomena dunia maya di detikINET Forum!
( fyk / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (5 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





