detikInet's Community
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 07:57 WIB
BlackBerry Kurangi Penggunaan Hotspot -
Sabtu, 13/03/2010 11:59 WIB
4 Perusahaan Menang Tender Internet Rp 370 Miliar -
Jumat, 12/03/2010 12:49 WIB
Menkominfo Belum Berani Cabut Izin Internux -
Jumat, 12/03/2010 09:40 WIB
Voucher SMS Indosat Hilang di Pasaran? -
Jumat, 12/03/2010 07:04 WIB
Bisnis Menara Belum Diputuskan untuk Asing -
Kamis, 11/03/2010 17:51 WIB
Ponsel NX G501 Jadi Harapan Mentari
Indeks Berita
Kamis, 07/08/2008 18:49 WIB
Konsorsium Rontok, Palapa Ring Dipangkas
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Rakhmat Junaidi (rou/inet)
Juru bicara Palapa Ring, Rakhmat Junaidi mengatakan, sebelumnya ketika masih utuh beranggotakan 7 perusahaan, anggaran konsorsium itu mencapai US$ 250 juta. Namun setelah Macca System Infocom mundur maka anggaran menjadi US$ 225 juta lalu ditambah mundurnya Infokom Elektrindo, berarti anggaran yang dialokasikan itu tinggal US$ 210 juta.
"Dengan demikian kalau Powertek (Powertek Utama Internusa) ikutan mndur, dananya akan turun lagi," ujar Rakhmat kepada wartawan ketika ditemui di Wisma Bakrie Jakarta, Kamis (7/8/2008).
Dari total anggaran itu, lanjut Rakhmat, masing-masing operator lainnya berkomitmen untuk mengeluarkan budget US$ 30 juta. Sementara Telkom jadi 'penyumbang' dana paling besar dengan US$ 90 juta.
Dengan hitung-hitungan diatas, maka bisa diperkirakan kalau Powertek mundur, maka sisa anggaran tinggal US$ 180 juta.
Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, apakah dengan anggaran tersebut pembangunan proyek yang akan melintasi 35.280 kilometer serat optik bawah laut (submarine cable) dan serat optik bawah tanah (inland cable) 21.708 kilometer di daerah Indonesia timur ini akan lancar-lancar saja?
"Kalau dengan budget segitu cukup, why not? Namun, alternatif lainnya kita bisa mengurangi beberapa session, misalnya jalur laut kita pangkas," tukas Rakhmat
Nambah Urunan
Bisa juga, kemungkinan yang dipilih adalah para anggota konsorsium yang lain menambah jumlah urunannya di proyek ini. Namun untuk alternatif ini, Rakhmat tak bisa memastikan. "Kalau kita telah berkomitmen dari awal sudah sekian (budget-nya), jadi sudah fix, sekarang sudah mengumpulkan 5 persennya," imbuh Rakhmat.
Sementara Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah mengaku belum menimbang penambahan urunan itu. "Kita belum menghitung, tapi kalau potensinya bagus, kemungkinan besar akan kita tambah," tandasnya.
Punya unek-unek seputar para operator di tanah air? Tuangkan saja di detikINET Forum.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






