- Call Of Duty World At War... secxentz_all
- New Server Bnet SkyZone... Invoker
- [mo tanya] kok file2nya d... dated
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
- Pro Evolution Soccer... placebo
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 17:14 WIB
Hacker Susupi iPhone dengan Linux -
Senin, 01/12/2008 12:39 WIB
SITIS & WOSOC 2008
Peneliti TI di Bali Pemanasan di Tempat Dingin -
Senin, 01/12/2008 10:55 WIB
Tentara Robot Lebih Beradab Dibanding Manusia -
Senin, 01/12/2008 09:33 WIB
SITIS & WOSOC 2008
Gelaran TI Kelas Dunia Dibuka di Bali -
Senin, 01/12/2008 06:45 WIB
Teknologi Disalahkan Atas Tragedi Mumbai -
Sabtu, 29/11/2008 16:38 WIB
IM2 Inginkan Kongkoow Jadi MySpace-nya Indonesia
Indeks Berita
Kamis, 07/08/2008 06:39 WIB
Tersedia, Penjebol 'Tembok Besar' Sensor Internet China
Ardhi Suryadhi - detikinet
.jpg)
Ilustrasi (Ist.)
Si pembuatnya sangat yakin dengan 'jalan tikus' yang dibangunnya ini. Bahkan, toolkit tersebut diklaim mampu membuat pengguna internet di China menerobos sensor-sensor yang dibuat pemerintah layaknya menembus Tembok Besar yang menjadi lambang kebesaran Negeri Tirai Bambu ini.
"Seperti runtuhnya Tembok Berlin ketika warga Jerman Timur menikmati kebebasannya, kami juga ingin menikmati hidup dengan teknologi yang tak lagi dihalangi 'Tembok Besar' yang memisahkan kami dengan dunia," tutur GIFC, seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Kamis (6/8/2008).
Para pengguna internet pun bisa mendapatkan toolkit ini secara gratis, dengan mendownloadnya di situs GIFC. Menurut komunitas ini, sudah lebih dari satu juta warga China yang sudah menggunakannya untuk mengakali sensor.
Kebijakan sensor internet di China memang kontroversial. Pada awalnya, para jurnalis tak bisa bebas berselancar di internet karena kebijakan sensor menghalangi akses beberapa situs dan keyword tertentu. Namun, kritikan yang masuk membuat International Olympic Committee (IOC) akhirnya melunak soal sensor ini dan membuka akses kepada para jurnalis.
Walau sudah dinyatakan tak lagi disensor, IOC tak lantas bebas protes. Karena nyatanya, masih banyak situs yang diblokir. Padahal ada kemungkinan situs yang diblokir tersebut bisa mendukung pekerjaan para jurnalis internasional yang bertugas di ibukota China tersebut.
Berbagi cerita seru soal koneksi internet? Gabung saja di detikINET Forum!
( ash / dwn )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
