detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/02/2010 14:07 WIB
Gmail Bakal Adopsi Facebook dan Twitter -
Selasa, 09/02/2010 13:30 WIB
Badai Matahari 2012 Ancam Satelit -
Selasa, 09/02/2010 13:05 WIB
Penawaran Spesial PayPal di Hari Valentine -
Selasa, 09/02/2010 12:45 WIB
Tersinggung Status FB, KPU Lamongan akan Polisikan Facebooker -
Selasa, 09/02/2010 12:33 WIB
Facebook Kabarkan Kematian Tragis Anak -
Selasa, 09/02/2010 10:19 WIB
Google Kutuk Kemunculan 'Saudara Perempuannya'
Indeks Berita
Sabtu, 02/08/2008 10:42 WIB
YouTube Dikecam Gagal Bendung Konten Seks
Fino Yurio Kristo - detikinet

YouTube (ist.)
Adalah Culture and Media Committee di parlemen Inggris, House of Commons yang tak segan mengeluarkan kecaman itu. Mereka tidak puas dengan sistem yang dipakai YouTube dalam mengelola jutaan video yang diposting di situs itu.
Memang, YouTube sejauh ini mengandalkan usernya dalam melaporkan video yang dinilai kurang patut, untuk kemudian dihapus. Jadi selalu ada kemungkinan video tidak pantas lolos, misalnya video kekerasan seksual.
YouTube sendiri beralasan, langkah ini ditempuh karena dengan demikian banyaknya video yang masuk, tidak praktis untuk memilahnya satu persatu.
Namun menurut John Whittingdale selaku chairman Culture and Media Committee, alasan itu tak bisa dipakai karena sudah sewajarnya situs semacam YouTube memperketat penyaringan konten dari user.
John menyatakan, internet punya sisi gelap yang harus dibendung. Menanggapi pengaruh negatif internet pula, Kementerian Kehakiman Inggris juga tengah mempertimbangkan dibuatnya peraturan hukum baru untuk mengatur aktivitas orang di dunia maya.
Ingin tahu info seru seputar olah video? Gabung yuk di detikINET Forum!
( fyk / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).




