- all about three (hutchiso... Zniper
- IM3 memberikan solusi iri... misbah
- sms 110 kali bayar hanya... black_underbone
- Kupas Habis TELKOMSEL... sayamonic
- Cs Online Telkomsel S***k... network535
- tarif telkomsel mahal... neo-zep
Berita Lain
-
Jumat, 05/09/2008 08:51 WIB
Asia Unggul di Pasar Ponsel, Terseok di Internet -
Kamis, 04/09/2008 17:40 WIB
Setelah Lebaran, Smart Luncurkan EVDO -
Kamis, 04/09/2008 16:13 WIB
Akhir Tahun, XL Lego 7000 Menara -
Kamis, 04/09/2008 11:50 WIB
Operator Diimbau Antisipasi Jaringan Jelang Lebaran -
Rabu, 03/09/2008 16:49 WIB
Akhirnya, Telepon Rumah Bisa Gratis Juga -
Rabu, 03/09/2008 15:12 WIB
Sambut Pemudik, Flexi Jateng-DIY Tambah 40 BTS
Indeks Berita
Jumat, 25/07/2008 08:31 WIB
Kampanye via SMS Cara Efektif Gaet Pemilih di 2009
Laurencius Simanjuntak - detikinet

Ilustrasi (inet).
"SMS sifatnnya efektif, murah, dan memenuhi kriteria komunikasi massa, yaitu dilaksanakan oleh sebuah institusi, ada unsur keserempakan dan disebarkan ke masyarakat luas," kata Pengamat Komunikasi Politik, Effendi Gazali ketika dihubungi via telepon, Jumat (25/7/2008).
Namun menurut Effendi, dalam berkampanye via SMS ada unsur-unsur yang harus diperhatikan dalam pengelolaannya, karena jika tidak, maka hal tersebut dapat mengaburkan pesan yang justru ingin disampaikan.
"Dalam SMS, titik, koma, singkatan-singkatan, simbol-simbol jika pengelolaannya tidak tepat dapat mengaburkan isi pesan. Tetapi jika dikelola dengan baik dan segmented, misalnya SMS khusus untuk anak muda dengan menggunakan bahasa anak muda, dan SMS untuk orang tua dengan bahasa khusus orang tua, maka bisa menjadi kekuatan yang luar biasa," terang Gazali.
Sama ketika kita sering membaca SMS dan langsung marah, namun setelah dipahami lebih lanjut ternyata maksudnya baik. Untuk itu pula perlu adanya pengawasan pelaksanaan penggunaan SMS ini.
"Perlu dibuat suatu peraturan dan badan khusus di bawah KPU. Di dalamnya terdapat hak ralat dari narasumber jika isinya tidak sesaui dengan yang dikemukankan oleh narasumber," terangnya.
Tambah lagi, perlu juga dibuat suatu badan pengawasan tersendiri, di bawah KPU. "Badan inilah yang akan pertamakali menerima pesan dari narasumber, dan mengawasi penyebaran SMS beserta keaslian isinya," imbuhnya. ( ndr / amz )
Komentar terkini (5 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
