- [WTA]FEAR version?... bart_the_13th
- [HELP] HALFLIFE2:EPISODE ... bart_the_13th
- wanted: weapon of fate... dated
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- [web based]DemoKrezy game... chonang_co
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
Berita Lain
-
Jumat, 03/07/2009 18:27 WIB
Gay Dilegalkan, Internet jadi Ajang 'Perang' -
Jumat, 03/07/2009 17:33 WIB
Mata-matai Mantan Pacar, Teknisi IT Bobol PC -
Jumat, 03/07/2009 16:55 WIB
Napi Update Facebook Gemparkan Penjara -
Jumat, 03/07/2009 13:47 WIB
Akhirnya... Warga Iran Bisa SMS-an Lagi -
Jumat, 03/07/2009 12:51 WIB
iPhone dan BlackBerry Jadi Teman Dekat Petani -
Jumat, 03/07/2009 12:21 WIB
Tuai Protes, Microsoft Tarik 'Iklan Muntah' IE8
Indeks Berita
Jumat, 18/07/2008 08:07 WIB
Jababeka, Selangkah Menuju Kota Wimax?
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Ilustrasi (diolah/jababeka.com)
Presdir PT Jababeka, S D Darmono, menyatakan demikian dalam jumpa pers di kantornya, Gedung Menara Batavia, Jakarta, Kamis (17/7/2008). "Sudah tidak sulit, pemerintah sudah kasih sinyal untuk beri izin," ia menegaskan.
Menurut Darmono, pemerintah pusat tengah mengkaji kelayakan Jababeka untuk menyelenggarakan Wimax secara terbatas. "Sedang feasibility study, masih survei lapangan," ujarnya.
Namun sayangnya, ia masih belum mau merinci secara detail tentang layanan Wimax yang akan dikembangkan, serta berapa lebar frekuensi yang akan diperoleh untuk penyelenggaraannya.
"Wah, saya nggak tahu soal teknisnya, saya kan gaptek. Tapi cukuplah untuk meng-cover seluruh area Jababeka," tangkas Darmono.
Jababeka yang luasnya mencapai 3000 hektare ini sendiri telah mengusung masterplan pemukiman industri yang disebut Cyber City. Proyek yang didukung oleh PT Indonesia Coments Plus (ICON+) sebagai penyedia layanan jaringan berbasis serat optik. Persediaan bandwidth yang tersedia untuk Jababeka Cyber City sebesar 8 Mbps.
Namun ukuran itu ternyata dianggap belum cukup dengan jumlah industri dan kegiatan pendukung yang mencapai 1350 perusahaan, karena yang dibutuhkan adalah bandwidth dengan ukuran gigabit per detik.
Di lain kesempatan, pernyataan bos Jabebeka itu bertolak belakang dengan apa yang dikatakan pemerintah. Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar justru menyangkal telah memberi sinyalemen lisensi Wimax untuk Jababeka. "Saya justru tidak pernah mendengar hal itu," tandasnya ketika dikonfirmasi detikINET.
Waduh, mana yang benar?
Mau berdiskusi seputar akses internet? Yuk, gabung di detikINET Forum. ( rou / dwn )
Jangan sampai ketinggalan info gadget terbaru dan juga informasi lainnya. Ketik REG TEC kirim SMS ke 3845 (khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Hutch 3, Flexi).
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com

