- [web based]CeriaGames... ceriagames
- puzzle berhadiah jutaan ... Duran
- World Gamemaster Tourname... baldim
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- [web Based] Heroes Online... HanHan
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
Berita Lain
-
Sabtu, 30/08/2008 10:26 WIB
Jutaan Remaja Kecanduan Game 'Tidak Sehat' -
Jumat, 29/08/2008 17:50 WIB
Malaysia 'Bungkam' Portal Berita Ternama -
Jumat, 29/08/2008 17:29 WIB
Pengguna Facebook Tembus 100 Juta -
Jumat, 29/08/2008 16:47 WIB
Kesehatan Steve Jobs Diliputi Misteri -
Jumat, 29/08/2008 14:45 WIB
Sebelum Wafat, Steve Jobs Diharap 'Wariskan' 5 Gadget -
Jumat, 29/08/2008 13:28 WIB
Pengakuan Penyebar Berita Kematian Steve Jobs
Indeks Berita
Jumat, 18/07/2008 08:07 WIB
Jababeka, Selangkah Menuju Kota Wimax?
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Ilustrasi (diolah/jababeka.com)
Jakarta - Kota industri Jababeka diklaim sudah semakin dekat mendapatkan lisensi akses nirkabel pita lebar untuk izin penyelenggaraan Wimax.
Presdir PT Jababeka, S D Darmono, menyatakan demikian dalam jumpa pers di kantornya, Gedung Menara Batavia, Jakarta, Kamis (17/7/2008). "Sudah tidak sulit, pemerintah sudah kasih sinyal untuk beri izin," ia menegaskan.
Menurut Darmono, pemerintah pusat tengah mengkaji kelayakan Jababeka untuk menyelenggarakan Wimax secara terbatas. "Sedang feasibility study, masih survei lapangan," ujarnya.
Namun sayangnya, ia masih belum mau merinci secara detail tentang layanan Wimax yang akan dikembangkan, serta berapa lebar frekuensi yang akan diperoleh untuk penyelenggaraannya.
"Wah, saya nggak tahu soal teknisnya, saya kan gaptek. Tapi cukuplah untuk meng-cover seluruh area Jababeka," tangkas Darmono.
Jababeka yang luasnya mencapai 3000 hektare ini sendiri telah mengusung masterplan pemukiman industri yang disebut Cyber City. Proyek yang didukung oleh PT Indonesia Coments Plus (ICON+) sebagai penyedia layanan jaringan berbasis serat optik. Persediaan bandwidth yang tersedia untuk Jababeka Cyber City sebesar 8 Mbps.
Namun ukuran itu ternyata dianggap belum cukup dengan jumlah industri dan kegiatan pendukung yang mencapai 1350 perusahaan, karena yang dibutuhkan adalah bandwidth dengan ukuran gigabit per detik.
Di lain kesempatan, pernyataan bos Jabebeka itu bertolak belakang dengan apa yang dikatakan pemerintah. Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar justru menyangkal telah memberi sinyalemen lisensi Wimax untuk Jababeka. "Saya justru tidak pernah mendengar hal itu," tandasnya ketika dikonfirmasi detikINET.
Waduh, mana yang benar?
Mau berdiskusi seputar akses internet? Yuk, gabung di detikINET Forum. ( rou / dwn )
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
Jababeka, Selangkah Menuju Kota Wimax?
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Ilustrasi (diolah/jababeka.com)
Presdir PT Jababeka, S D Darmono, menyatakan demikian dalam jumpa pers di kantornya, Gedung Menara Batavia, Jakarta, Kamis (17/7/2008). "Sudah tidak sulit, pemerintah sudah kasih sinyal untuk beri izin," ia menegaskan.
Menurut Darmono, pemerintah pusat tengah mengkaji kelayakan Jababeka untuk menyelenggarakan Wimax secara terbatas. "Sedang feasibility study, masih survei lapangan," ujarnya.
Namun sayangnya, ia masih belum mau merinci secara detail tentang layanan Wimax yang akan dikembangkan, serta berapa lebar frekuensi yang akan diperoleh untuk penyelenggaraannya.
"Wah, saya nggak tahu soal teknisnya, saya kan gaptek. Tapi cukuplah untuk meng-cover seluruh area Jababeka," tangkas Darmono.
Jababeka yang luasnya mencapai 3000 hektare ini sendiri telah mengusung masterplan pemukiman industri yang disebut Cyber City. Proyek yang didukung oleh PT Indonesia Coments Plus (ICON+) sebagai penyedia layanan jaringan berbasis serat optik. Persediaan bandwidth yang tersedia untuk Jababeka Cyber City sebesar 8 Mbps.
Namun ukuran itu ternyata dianggap belum cukup dengan jumlah industri dan kegiatan pendukung yang mencapai 1350 perusahaan, karena yang dibutuhkan adalah bandwidth dengan ukuran gigabit per detik.
Di lain kesempatan, pernyataan bos Jabebeka itu bertolak belakang dengan apa yang dikatakan pemerintah. Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar justru menyangkal telah memberi sinyalemen lisensi Wimax untuk Jababeka. "Saya justru tidak pernah mendengar hal itu," tandasnya ketika dikonfirmasi detikINET.
Waduh, mana yang benar?
Mau berdiskusi seputar akses internet? Yuk, gabung di detikINET Forum. ( rou / dwn )
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
