- Original Valve Game in In... support.eclubid
- help me... suparlan
- menaikkan frame rate gam... secxentz_all
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- [web based]DemoKrezy game... chonang_co
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
Berita Lain
-
Jumat, 09/01/2009 17:57 WIB
Kantor Online BRTI Sudah Bisa Dikunjungi Lagi -
Jumat, 09/01/2009 16:39 WIB
Pengguna Facebook Digoda Burger Gratis -
Jumat, 09/01/2009 14:19 WIB
Blogger dan Pengguna Internet Masih Jomplang -
Jumat, 09/01/2009 13:19 WIB
Dunia Virtual Israel Dikepung Demonstran -
Jumat, 09/01/2009 12:26 WIB
2009, Blogger Indonesia Diprediksi Tembus 1 Juta -
Jumat, 09/01/2009 10:57 WIB
Google Earth Selamatkan Gadis Korban Penculikan
Indeks Berita
Senin, 14/07/2008 08:15 WIB
Wanita Sewa Pembunuh Bayaran Via Internet
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

Ilustrasi (corbis).
Sharon Collins, 45, nama wanita tersebut, menyewa seorang pembunuh bayaran dari sebuah situs Amerika Serikat www.Hitman.us.com, yang kini telah dienyahkan dari internet. Pembunuh bayaran tersebut bertugas menghabisi teman Collins, seorang raja minyak Irlandia, PJ Howard, dan dua orang anak laki-laki Howard.
Dikutip detikINET dari ITnews, Sabtu (12/7/2008), pembunuh bayaran tersebut menggunakan nama samaran Tony Luciano. Setelah mendapatkan uang muka, Luciano yang memiliki nama asli Essam Eid ini sepakat menjalankan misinya menghabisi Howard dan kedua anaknya.
Namun, skenario pembunuhan yang telah disusun Collins dan Luciano berantakan ketika Eid terbang ke Irlandia dan membongkar kantor Howard, serta mencuri dua komputernya. Kemudian Eid menghubungi salah satu putra Howard, dan mengancamnya. Ia meminta uang sebesar USD 150 ribu.
Putra Howard tidak takut dengan ancaman Eid, ia justru melapor ke polisi. Walhasil polisi membekuk Eid dan mengambil komputer curian tersebut. Dalam komputer itu terdapat email percakapan antara Eid dan Collins. Terbongkarlah rencana jahat keduanya.
Collins yang merupakan janda dua anak tersebut mencoba membela diri dengan mengatakan bahwa Howard memaksanya untuk berhubungan seks dengan orang-orang asing. Oleh karena itu dia merasa harus menghabisi Howard demi melindungi dirinya serta kedua anaknya.
Walhasil, Collins dan Eid harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Collins mendapat dakwaan atas konspirasi pembunuhan, Eid atas pencurian serta pemerasan uang disertai ancaman. Hukuman atas keduanya akan dijatuhkan Oktober mendatang.
( faw / amz )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
