- bonus gak habis habiiiiss... black_underbone
- Gue Kasih Trik nye....... pocong
- Baca Ini Dulu Sebelum Pos... putra1986
- Kupas Habis TELKOMSEL... sayamonic
- Cs Online Telkomsel S***k... network535
- tarif telkomsel mahal... neo-zep
Berita Lain
-
Kamis, 28/08/2008 15:04 WIB
Jelang Ramadan, Axis Incar 200 Ribu 'Salam' -
Kamis, 28/08/2008 14:09 WIB
Al-Qur'an Digital Dibawa ke Kamar Mandi, Bagaimana Hukumnya? -
Kamis, 28/08/2008 11:21 WIB
Esia dan Wifone Masuk Tegal -
Rabu, 27/08/2008 19:06 WIB
Pantau Mudik, Telkomsel Pasang Kamera Pengintai 3G -
Rabu, 27/08/2008 09:10 WIB
Giliran BTS Indosat Kena Segel -
Senin, 25/08/2008 19:07 WIB
Johnny Tetap Pimpin Indosat
Indeks Berita
Rabu, 02/07/2008 14:01 WIB
Axis Coba Eksis di Bali dan Lombok
Gede Suardana - detikinet

Tari Bali (gds/detikcom)
Kuta, Bali - Operator seluler Axis mencoba eksis di Bali dan Lombok. Di dua wilayah itu Axis menghadirkan layanan GSM dan telekomunikasi seluler generasi ketiga (3G).
Di Bali, Axis menjangkau kabupaten/kota seperti Denpasar, Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar hingga Tabanan. Sedangkan di Lombok Axis menjangkau Mataram dan Lombok Barat.
"Target kita diterima semua kalangan serta wisatawan. Sekarang masyarakat Bali dan Lombok dapat menikmati tarif GSM paling terjangkau yang pernah ada di Indonesia," kata CEO Axis Erik Aas di hotel Hard Rock, Kuta, Bali, Rabu (2/7/2008).
Jaringan Axis di Bali dan Lombok akan didukung oleh lebih dari 100 Base Transceiver Stations (BTS) dan dua Axis Center di Denpasar dan Mataram. Jaringan tersebut akan melayani lebih dari 2,9 juta orang atau 45 persen dari populasi di dua wilayah tersebut.
Axis memulai masuk ke Indonesia, sejak Februari 2008 dimulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek dan Banten, Jawa Tengah dan Bali, serta akan ke Sumatera Utara. Kawasan tersebut telah didukung 3700 BTS.
Aas mengatakan, Axis menyediakan dana sebesar USD 1 juta untuk melakukan ekspansi jaringan secara agresif hingga akhir tahun 2008 serta menargetkan jangkauan nasional pada tahun 2009.
"Axis merevolusi cara berpikir masyarakat Indonesia tentang komunikasi, dengan memperkenalkan skema tarif yang sederhana, transparan. Tanggapannya luar biasa, terbukti ada 500 ribu aktivasi hanya 3 bulan peluncuran perdana dengan target lebih dari 2 juta pelanggan pada akhir 2008," demikian Aas.
Pelanggan Axis, curhat yuk di detikINET Forum
( gds / wsh )
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
Axis Coba Eksis di Bali dan Lombok
Gede Suardana - detikinet

Tari Bali (gds/detikcom)
Di Bali, Axis menjangkau kabupaten/kota seperti Denpasar, Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar hingga Tabanan. Sedangkan di Lombok Axis menjangkau Mataram dan Lombok Barat.
"Target kita diterima semua kalangan serta wisatawan. Sekarang masyarakat Bali dan Lombok dapat menikmati tarif GSM paling terjangkau yang pernah ada di Indonesia," kata CEO Axis Erik Aas di hotel Hard Rock, Kuta, Bali, Rabu (2/7/2008).
Jaringan Axis di Bali dan Lombok akan didukung oleh lebih dari 100 Base Transceiver Stations (BTS) dan dua Axis Center di Denpasar dan Mataram. Jaringan tersebut akan melayani lebih dari 2,9 juta orang atau 45 persen dari populasi di dua wilayah tersebut.
Axis memulai masuk ke Indonesia, sejak Februari 2008 dimulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek dan Banten, Jawa Tengah dan Bali, serta akan ke Sumatera Utara. Kawasan tersebut telah didukung 3700 BTS.
Aas mengatakan, Axis menyediakan dana sebesar USD 1 juta untuk melakukan ekspansi jaringan secara agresif hingga akhir tahun 2008 serta menargetkan jangkauan nasional pada tahun 2009.
"Axis merevolusi cara berpikir masyarakat Indonesia tentang komunikasi, dengan memperkenalkan skema tarif yang sederhana, transparan. Tanggapannya luar biasa, terbukti ada 500 ribu aktivasi hanya 3 bulan peluncuran perdana dengan target lebih dari 2 juta pelanggan pada akhir 2008," demikian Aas.
Pelanggan Axis, curhat yuk di detikINET Forum
( gds / wsh )
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
