- Software SIM Rumah Sakit ... mbamba
- [WTS] Acer Aspire 5920G M... jimbrongz
- Unlock Modem ZTE 622... satekelopo2
- Jual PC Games Murah Tapi ... sYntic
- Harga Laptop Baru [UPDATE... warungnotebook-com
- (( Jual )) DIVX MOVIES : ... batangan
Berita Lain
-
Jumat, 29/08/2008 11:21 WIB
HP Selesaikan Akuisisi EDS Senilai US$ 13,9 M -
Kamis, 28/08/2008 19:01 WIB
HP Perkenalkan Server Blade Terbaru -
Rabu, 27/08/2008 16:19 WIB
Hyland Software Yakin Bisa 'Pimpin' Indonesia -
Rabu, 27/08/2008 15:20 WIB
Masuk Indonesia, Hyland Software Gandeng Infinitum -
Rabu, 27/08/2008 12:31 WIB
Mesin Data Virtual Bisa Hemat Listrik Rp 400 Miliar -
Rabu, 27/08/2008 07:31 WIB
Microsoft Ingin 'Manjakan' Warnet
Indeks Berita
Rabu, 02/07/2008 09:38 WIB
Data 'Berantakan', Bisnis Buang 10 Jam per Minggu
Devi Suzanti - detikinet

ilustrasi (sxc.hu)
Jakarta - Selain data yang terstruktur seperti dalam database, perusahaan juga kerap 'berjuang' mengelola data 'berantakan' alias tidak terstruktur seperti e-mail, video, gambar atau dokumen lainnya. Data yang 'berantakan' ini konon akan membuat perusahaan berjalan tidak efisien.
Lembaga riset IDC misalnya menyebutkan, dibutuhkan paling tidak sekitar 9-10 jam dalam sepekan untuk mencari informasi. Tentunya waktu yang cukup lama ini bisa menyebabkan perusahaan lamban dalam mengambil keputusan.
Masih menurut IDC, pada April 2006 biaya dari pencarian yang tidak efektif diperkirakan mencapai US$ 5,251 per pekerja per tahun. Untuk 1.000 pekerja, biayanya diperkirakan mencapai US$ 5,25 juta.
Selain itu keberadaan data-data liar, sangat sulit untuk ditemukan pada saat dibutuhkan walaupun dalam jumlah yang sedikit. Banyaknya data yang tidak terstruktur juga membuat perusahaan kerap harus memiliki infrastruktur penyimpanan yang tambun.
Hitachi Data System (HDS) menawarkan cara untuk mengelola data yang tidak terstruktur itu. HDS menerapkan pendekatan yang terintegrasi melalui solusi file and content services.
Solusi itu terdiri dari Hitachi Data Discovery Suite, Hitachi Essential NAS Platform dan Hitachi High-performance NAS Platform 3000 Series serta versi terbaru dari the Hitachi Content Archive Platform. Menurut Edwin Lim, Country Manager Hitachi Data Systems Indonesia, solusi ini merupakan upaya HDS memenuhi janjinya membantu perusahaan di Asia Pasifik melakukan efisiensi dan penyederhanaan.
“Kami membawa pengalaman kami yang sudah terbukti dalam menyimpan dan mengelola lingkungan blok storage dan memperluas kekuatan itu ke layanan file –mengurangi risiko munculnya data liar, sekaligus menyempurnakan efisiensi operasional," Edwin menjanjikan dalam siaran pers yang dikutip detikINET, Rabu (2/7/2008).
( wsh / wsh )
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
Data 'Berantakan', Bisnis Buang 10 Jam per Minggu
Devi Suzanti - detikinet

ilustrasi (sxc.hu)
Lembaga riset IDC misalnya menyebutkan, dibutuhkan paling tidak sekitar 9-10 jam dalam sepekan untuk mencari informasi. Tentunya waktu yang cukup lama ini bisa menyebabkan perusahaan lamban dalam mengambil keputusan.
Masih menurut IDC, pada April 2006 biaya dari pencarian yang tidak efektif diperkirakan mencapai US$ 5,251 per pekerja per tahun. Untuk 1.000 pekerja, biayanya diperkirakan mencapai US$ 5,25 juta.
Selain itu keberadaan data-data liar, sangat sulit untuk ditemukan pada saat dibutuhkan walaupun dalam jumlah yang sedikit. Banyaknya data yang tidak terstruktur juga membuat perusahaan kerap harus memiliki infrastruktur penyimpanan yang tambun.
Hitachi Data System (HDS) menawarkan cara untuk mengelola data yang tidak terstruktur itu. HDS menerapkan pendekatan yang terintegrasi melalui solusi file and content services.
Solusi itu terdiri dari Hitachi Data Discovery Suite, Hitachi Essential NAS Platform dan Hitachi High-performance NAS Platform 3000 Series serta versi terbaru dari the Hitachi Content Archive Platform. Menurut Edwin Lim, Country Manager Hitachi Data Systems Indonesia, solusi ini merupakan upaya HDS memenuhi janjinya membantu perusahaan di Asia Pasifik melakukan efisiensi dan penyederhanaan.
“Kami membawa pengalaman kami yang sudah terbukti dalam menyimpan dan mengelola lingkungan blok storage dan memperluas kekuatan itu ke layanan file –mengurangi risiko munculnya data liar, sekaligus menyempurnakan efisiensi operasional," Edwin menjanjikan dalam siaran pers yang dikutip detikINET, Rabu (2/7/2008).
( wsh / wsh )
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
