detikInet's Community
Berita Lain
-
Sabtu, 06/02/2010 09:12 WIB
Facebook Singkirkan Microsoft dari Lahan Iklan -
Jumat, 05/02/2010 09:15 WIB
Lintasarta Tampung 2.000 Ide Kreatif -
Selasa, 02/02/2010 10:50 WIB
OS Android Kian Meraksasa -
Selasa, 02/02/2010 10:03 WIB
Acer Ogah Saingi Apple iPad -
Senin, 01/02/2010 15:34 WIB
Ponsel Layar Sentuh Murah Mengintip Peluang -
Senin, 01/02/2010 14:25 WIB
Nokia Tak Lagi Dianakemaskan
Indeks Berita
Selasa, 24/06/2008 10:00 WIB
Ponsel IMO Siap Go International!
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Booth IMO di CommunicAsia 2008
President Director IMO, Sarwo Wargono, mengungkapkan operator telekomunikasi di Asia yang telah menunjukkan minatnya, antara lain: Starhub (Singapura), Telkom Malaysia Berhard (Malaysia), Celcom mobile (Malaysia), Skytel (Mongolia), Spice (India), dan Idea Cellular (India). Sedangkan operator dari dalam negeri adalah Bakrie Telecom, Axis, Fren, Indosat, Telkom, dan Telkomsel.
Ia menjelaskan, ihwal ketertarikan para operator tersebut bermula dari keikutsertaannya di CommunicAsia, sebuah ajang pameran telekomunikasi terbesar di Asia. Ajang tahunan itu bertempat di Singapura.
"Kami sangat senang, CommunicAsia menjadi bukti bahwa kualitas, desain, fitur dan keunikan ponsel-ponsel IMO telah diakui dan memenuhi standar yang disyaratkan para calon mitra dari berbagai negara di dunia," tutur Sarwo Wargono dalam rilisnya, Selasa (24/6/2008).
Dalam CommunicAsia 2008 ini IMO memamerkan jajaran produknya, mulai dari ponsel super low-end feature, TV Mobile, Fashion Phone, hingga Smart Phone. Tak ketinggalan dipamerkan full range accessories berlabel IMO, yang kompatibel dengan segala merek dan tipe ponsel.
Produk ponsel IMO yang dipamerkan adalah: C200 Sliding TV phone, TV600c Dual on standby GSM-CDMA, TV600 dual on standby GSM, I700 I like Music with Shaking, I800 The Real Movie in Your Hand, i800, i900, TV500c, i168, TB9500, GF200, i100, GF1000, GC90, C2000n. Sementara aksesoris IMO yang dipamerkan adalah IMO Modem HSDPA wireless, dan IMO Solar Charger.
Untuk bisa bersaing dengan merek ponsel lain, masih kata Sarwo, IMO menerapkan strategi dengan menekan biaya produksi, salah satunya dengan memilih China sebagai lokasi pabrik, sembari menjajaki lokasi pabrik di Indonesia dan negara-negara lainnya. "Meski begitu, research & development-nya tetap dilakukan sendiri oleh IMO," tegasnya.
IMO juga diperkuat dengan jaringan after sales service yang tersebar di seluruh Tanah Air, dengan menggandeng ponsel Philips. "Hal itu dimaksudkan untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi masyarakat untuk menikmati produk-produk ponsel IMO," pungkas Sarwo.
Mau ngobrol seputar ponsel atau gadget unik lainnya? Gabung saja di detikINET Forum. ( rou / amz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).





