- sekedar informasi untuk v... aa-ifink
- Tutorial Remove Virus lok... sogol11
- Senjata Darurat buat Komp... gafur2008
- Bingung Deh Bro...Sebetul... irsanarietiaz
- PCMAV = virus kah?... The Handsome
- BIKIN virus mudah?! di ja... deihororo
Berita Lain
-
Kamis, 28/08/2008 10:37 WIB
Data Pribadi Presiden Dibobol Cracker -
Rabu, 27/08/2008 11:28 WIB
Penyusup Ancam Server Linux -
Rabu, 27/08/2008 10:44 WIB
Virus Komputer Ancam Stasiun Luar Angkasa -
Rabu, 27/08/2008 08:06 WIB
Waduh, Jutaan Nasabah Bank Terancam di Internet -
Senin, 25/08/2008 10:05 WIB
Telepon Dibajak Cracker, Tagihan Bengkak USD 12.000 -
Senin, 25/08/2008 08:10 WIB
Spammer Rayakan Ulang Tahun Emas Madonna
Indeks Berita
Kamis, 19/06/2008 13:46 WIB
Bobol Komputer Sekolah Demi Nilai, Penjara 38 Tahun
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

ilustrasi (ist.)
California - Seringkali orang menghalalkan segala cara demi mencapai keinginannya. Aksi yang dilakukan oleh dua orang remaja ini misalnya.
Alih-alih giat belajar agar memperoleh nilai yang bagus, mereka justru mencuri soal ujian dan membobol komputer sekolah untuk mengubah nilai ujian mereka menjadi A.
Dikutip detikINET dari PCWorld, Kamis (19/6/2008), dua pelajar tersebut bernama Omar Khan dan Tanvir Singh. Keduanya berusia 18 tahun. Disebutkan, Khan membobol komputer di Tesoro High School, Rancho Santa Margarita California dan mengganti nilai D dan C yang dia terima untuk pelajaran Bahasa Spanyol, Kalkulus, dan Bahasa Inggris menjadi A dan B+.
Selain itu, ia juga mencuri soal-soal ujian yang akan diujikan. Tak hanya itu, dia juga menggunakan username dan password curian untuk membobol komputer sekolah dan mengganti nilai 12 siswa lainnya.
Aksi Khan tak berhenti sampai di situ, dia menginstall software spyware di database nilai komputer sekolah sehingga dapat mengakses sistem dari jauh. Akhirnya pihak sekolah mencium kejahatan Khan ini, karena curiga dengan nilai-nilai Khan yang cemerlang.
Akibat perbuatannya tersebut, Khan terancam hukuman penjara lebih dari 38 tahun. Sementara itu, ancaman hukuman bagi Singh lebih ringan, yakni 3 tahun pejara. Pasalnya, kejahatan yang dilakukan Singh dinilai lebih ringan dibanding Khan, yakni menyelinap ke sekolah bersama Khan untuk mencuri soal ujian Bahasa Inggris.
Sharing update tentang teknik ngoprek, sekuriti situs atau sistem komputer? Gabung donk di detikINET Forum!
( faw / dwn )
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
Bobol Komputer Sekolah Demi Nilai, Penjara 38 Tahun
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

ilustrasi (ist.)
Alih-alih giat belajar agar memperoleh nilai yang bagus, mereka justru mencuri soal ujian dan membobol komputer sekolah untuk mengubah nilai ujian mereka menjadi A.
Dikutip detikINET dari PCWorld, Kamis (19/6/2008), dua pelajar tersebut bernama Omar Khan dan Tanvir Singh. Keduanya berusia 18 tahun. Disebutkan, Khan membobol komputer di Tesoro High School, Rancho Santa Margarita California dan mengganti nilai D dan C yang dia terima untuk pelajaran Bahasa Spanyol, Kalkulus, dan Bahasa Inggris menjadi A dan B+.
Selain itu, ia juga mencuri soal-soal ujian yang akan diujikan. Tak hanya itu, dia juga menggunakan username dan password curian untuk membobol komputer sekolah dan mengganti nilai 12 siswa lainnya.
Aksi Khan tak berhenti sampai di situ, dia menginstall software spyware di database nilai komputer sekolah sehingga dapat mengakses sistem dari jauh. Akhirnya pihak sekolah mencium kejahatan Khan ini, karena curiga dengan nilai-nilai Khan yang cemerlang.
Akibat perbuatannya tersebut, Khan terancam hukuman penjara lebih dari 38 tahun. Sementara itu, ancaman hukuman bagi Singh lebih ringan, yakni 3 tahun pejara. Pasalnya, kejahatan yang dilakukan Singh dinilai lebih ringan dibanding Khan, yakni menyelinap ke sekolah bersama Khan untuk mencuri soal ujian Bahasa Inggris.
Sharing update tentang teknik ngoprek, sekuriti situs atau sistem komputer? Gabung donk di detikINET Forum!
( faw / dwn )
Komentar terkini (5 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
