Berita Lain

Indeks Berita



Kamis, 12/06/2008 19:07 WIB

Menteri Malaysia Komentari Kebebasan Blogger
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

ilustrasi (ist)

Jakarta - Menteri Penerangan Malaysia Dato' Ahmad Shabery membuat komentar mengenai kebebasan dan tanggung jawab blogger. Komentar soal blogger itu terlontar saat berbincang dengan wartawan usai menandatangani MoU Kerjasama Penyiaran Televisi antara Indonesia-Malaysia di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (12/6/2008).

Ahmad mengatakan, Indonesia dan Malaysia memiliki undang-undang pers yang berbeda. "Kami lebih regulasikan, dahulu pemerintah bisa kontrol tapi ini tidak. Memang banyak negara yang seperti itu, seperti China. Kalau kita sekarang semakin terbuka, proses reformasi berlaku tapi pendekatannya sikit-sikit lah," ujarnya.

Menurut Ahmad, yang perlu dilindungi dalam UU Pers adalah rakyat. Ia mengatakan banyak orang kaya yang menguasai media dan mereka dianggap banyak mementingkan diri dan kelompok saja. "Banyak rakyat yang datang kepada kami menanyakan ketidakadilan itu," tukasnya.

Ahmad mengatakan, hal yang sama juga berlaku pada blogger di internet. "Blogger juga seperti itu, blogger harus bertanggungjawab. Bila ia katakan sesuatu ia harus bertanggungjawab," ia menandaskan.
( wsh / wsh )
Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga:


Klik di sini:


Informasi :

-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com