Berita Lain

Indeks Berita



Selasa, 27/05/2008 17:57 WIB

'Mustahil SMS Bisa Digratiskan'
Fino Yurio Kristo - detikinet

Ilustrasi (ist)

Manila - Wacana penggratisan layanan pesan instan alias SMS berkembang makin seru di Filipina. Namun ada yang pesimis, penghapusan biaya SMS tak memungkinkan karena hal ini akan sangat membebani dan membahayakan jaringan telekomunikasi.

Mantan petinggi Komisi Telekomunikasi Nasional, Joseph Santiago mengemukakan, banyaknya pengiriman SMS sebagai akibat penggratisan biaya akan membuat sistem rusak.

"Kami harap penggratisan SMS itu mungkin, namun secara realistis hal itu tidak akan bisa." paparnya seperti dikutip detikINET dari Inquirer, Selasa (27/5/2008).

Santiago menambahkan, ia juga tidak mengetahui negara mana yang layanan SMS-nya gratis.

Lebih lanjut Santiago yang juga pemimpin Komite Informasi dan Teknologi menjelaskan, SMS gratis akan membuat pesan sampah makin menggunung. Pasalnya, perusahaan dan para politikus akan berlomba mengiklankan diri via SMS gratis.

Adapun Roilo Golez, Senior Deputy Minority Leader Filipina menyatakan, ia memang setuju dengan pendapat untuk menggratiskan SMS. Namun dampaknya tak boleh dipandang remeh khususnya soal tumbangnya layanan telekomunikasi.

Ide penghapusan biaya SMS tersebut dikemukakan oleh Departemen Transportasi dan Komunikasi Filipina dan didukung oleh kepresidenan. Dan memang mereka sudah mengakui, ide penggratisan SMS ini kontroversial pun sulit dilakukan.

Bagaimana pendapat Anda soal layanan telekomunikasi? Diskusikan di detikINET Forum! ( fyk / fyk )
Komentar terkini (9 Komentar)

Baca juga:


Klik di sini:


Informasi :

-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com