Berita Lain

Indeks Berita



Sabtu, 17/05/2008 11:48 WIB

Remaja Mengaku "Teracuni" Game Brutal
Fino Yurio Kristo - detikinet

Ilustrasi (dailymail)

Inggris - Perdebatan tentang efek video game kekerasan terus berlanjut. Ada yang mengklaim game brutal membuat pemainnya jadi brutal namun tak sedikit yang berkata sebaliknya. Bagaimana dengan pendapat para pemain game remaja?

Dalam survei Ofcom, lembaga regulator media, dua pertiga remaja Inggris usia 12-15 tahun mengaku bahwa bermain video game kekerasan mempengaruhi perilaku mereka.

Para remaja ini berpendapat, kekerasan di video game punya efek yang lebih tinggi ketimbang kekerasan yang mereka saksikan di film atau televisi. Bahkan menurut Ofcom, banyak pula yang berpendapat konsol game perlu punya sistem klasifikasi umur.

Pun dalam survei Ofcom pada orang dewasa, 68 persen di antaranya memercayai bahwa video game membawa pengaruh negatif bagi anak-anak.

Di lain sisi, klasifikasi video game di Inggris dinilai masih serampangan. Seperti dikutip detikINET dari DailyMail, Sabtu (17/5/2008), ada kasus di mana video game yang mengandung ketelanjangan dikategorikan pantas bagi anak di bawah umur.

Berbagi cerita soal video game kesayangan? Yuk, gabung di detikINET Forum! ( fyk / fyk )
Komentar terkini (4 Komentar)

Baca juga:


Klik di sini:


Informasi :

-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.
-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com