- Call Of Duty World At War... secxentz_all
- New Server Bnet SkyZone... Invoker
- [mo tanya] kok file2nya d... dated
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
- Pro Evolution Soccer... placebo
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 17:14 WIB
Hacker Susupi iPhone dengan Linux -
Senin, 01/12/2008 12:39 WIB
SITIS & WOSOC 2008
Peneliti TI di Bali Pemanasan di Tempat Dingin -
Senin, 01/12/2008 10:55 WIB
Tentara Robot Lebih Beradab Dibanding Manusia -
Senin, 01/12/2008 09:33 WIB
SITIS & WOSOC 2008
Gelaran TI Kelas Dunia Dibuka di Bali -
Senin, 01/12/2008 06:45 WIB
Teknologi Disalahkan Atas Tragedi Mumbai -
Sabtu, 29/11/2008 16:38 WIB
IM2 Inginkan Kongkoow Jadi MySpace-nya Indonesia
Indeks Berita
Rabu, 14/05/2008 06:24 WIB
'Korban' SMS Santet Dimintai Keterangan Polsek Tanah Abang
Ari Saputra - detikinet

ilustrasi (ist)
"Tadi sekitar pukul 12.00 WIB ada 3 polisi dari polsek nanyain benar nggak, saya jawab apa adanya," kata Fani ketika ditemui detikcom di rumahnya di RT 1 RW 8 No 68, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2008).
Oleh polisi, Fani ditanyai seputar kronologi peristiwa yang menimpanya pada Minggu 11 Mei 2008, dan dampak yang ditimbulkan SMS tersebut.
Pria yang bekerja sebagai teller di ABN Amro Sudirman itu mengaku telah sembuh dan merasa kondisinya membaik. Rencananya, Rabu besok dia akan kembali bekerja.
"Saya cerita ke Pak Polisi, besok sudah bisa masuk lagi. Sudah agak baikan. Kalau 2 hari kemarin sakit banget kayak dibebani 3 karung beras," tutur Fani.
Fani menjelaskan, pada Minggu pukul 10.15 WIB, ponselnya berbunyi menandakan ada pesan masuk. Dia pun bergegas mengambil ponselnya untuk membaca pesan. Tiba-tiba layar LCD ponselnya menyala merah.
Dari LCD itu, dia seperti melihat efek cahaya yang berputar-putar sehingga dia termenung dan langsung jatuh terduduk. Saat itu, tangannya kaku seketika, separuh badan tidak bisa digerakkan, dan keluar keringat dingin.
Pada kondisi itu, Fani tersugesti untuk selalu melihat layar ponselnya yang menyala merah. Saat itu, kakak Fani lantas mengambil paksa ponsel yang sedang dipegangnya.
Karena takut terjadi hal-hal yang diinginkan, kakak Fani lalu mematahkan kartu ponsel itu.
Fani tidak ingat benar nomor si pengirim, yang dia ingat si pengirim menggunakan nomor berakhiran 0866. Menurut Anda, mengapa sampai ada fenomena ini? Sampaikan di thread khusus pada Forum!
( nvt / rou )
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
