- Call Of Duty World At War... secxentz_all
- New Server Bnet SkyZone... Invoker
- [mo tanya] kok file2nya d... dated
- [Web Text Based Game] Tra... silverster
- Game PC paling berkesan m... Anything but Ordinary
- Pro Evolution Soccer... placebo
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 17:14 WIB
Hacker Susupi iPhone dengan Linux -
Senin, 01/12/2008 12:39 WIB
SITIS & WOSOC 2008
Peneliti TI di Bali Pemanasan di Tempat Dingin -
Senin, 01/12/2008 10:55 WIB
Tentara Robot Lebih Beradab Dibanding Manusia -
Senin, 01/12/2008 09:33 WIB
SITIS & WOSOC 2008
Gelaran TI Kelas Dunia Dibuka di Bali -
Senin, 01/12/2008 06:45 WIB
Teknologi Disalahkan Atas Tragedi Mumbai -
Sabtu, 29/11/2008 16:38 WIB
IM2 Inginkan Kongkoow Jadi MySpace-nya Indonesia
Indeks Berita
Senin, 12/05/2008 15:33 WIB
Kelompok Taliban Boikot Ringtone Musik
Dewi Widya Ningrum - detikinet

Ilustrasi (ist.)
Tak terungkap jelas alasan pasti larangan yang diserukan oleh kelompok Tehreek-E-Taliban Pakistan ini. Juru bicara kelompok tersebut, Maulana Faqir Mohammed, hanya mengatakan bahwa pengguna angkutan umum dilarang memutar ringtone pada ponsel mereka. Dan bagi yang coba-coba melanggar, akan dijerat hukuman sesuai dengan Undang-undang Syariah.
Dilansir Cellular news dan dikutip detikINET, Senin (12/5/2008), ini bukan kali pertamanya para pemimpin kelompok Taliban mencoba mengatur penggunaan ringtone pada ponsel. Oktober silam, toko-toko ponsel di North Waziristan dilarang menjual ponsel yang memiliki fitur musik.
Para pemilik toko saat itu bahkan dikirimi beberapa surat yang meminta mereka untuk tidak menjual ponsel yang dilengkapi dengan ringtone musik. Kelompok militan ini mungkin was-was dilacak lantaran banyak pengecer ponsel di wilayah itu mulai menjual ponsel dengan pre-load ringtone 'jihad'.
Ingin berbagi informasi tentang ponsel? Silakan bergabung di detikINET Forum. ( dwn / dwn )
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
