- file folder 3 hari selelu... suhendra
- [Tips & Trick] 6 Lang... putra1986
- kena Anti spyware palsu... hunter
- Bingung Deh Bro...Sebetul... irsanarietiaz
- Anti virus gratis ?? post... kriwelz
- PCMAV = virus kah?... The Handsome
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 14:42 WIB
Volume Spam Dunia Merangkak Naik -
Senin, 01/12/2008 12:09 WIB
Cracker Rusia Jebol Jaringan Komputer Pentagon -
Senin, 01/12/2008 07:17 WIB
Virus Natal Datang Lebih Awal -
Sabtu, 29/11/2008 15:11 WIB
Cracker India-Pakistan Gontok-gontokan di Dunia Maya -
Kamis, 27/11/2008 14:24 WIB
'JeNGKol' Beraksi, Komputer Logoff -
Selasa, 25/11/2008 12:10 WIB
Liburan Tiba, Spam Siap Merajalela
Indeks Berita
Jumat, 02/05/2008 07:34 WIB
Hati-Hati Gunakan Kartu Kredit di Restoran
Wicaksono Hidayat - detikinet

ilustrasi (ist.)
Demikian yang bisa disimpulkan dari hasil studi yang dilakukan Trustwave, sebuah perusahaan penilai standar keamanan data bagi industri kartu pembayaran. Studi yang dilakukan selama Januari 2006 hingga Desember 2007 di 14 negara itu cukup mengejutkan karena berlawanan dengan anggapan selama ini.
Seperti dikutip detikINET dari SearchSecurity, Jumat (2/5/2008), sebanyak 70 persen dari serangan untuk mencuri kartu kredit terjadi pada toko konvensional dan bukan toko online. Bahkan, 92 persen korban adalah yang hanya menangani di bawah 1 juta transaksi per bulan.
Nah, yang cukup mengkhawatirkan adalah, lebih dari separuh kejadian disebutkan terjadi di restoran atau industri jasa makanan sejenis. Artinya, menggunakan kartu kredit di restoran bisa jadi lebih berisiko daripada online.
Selain itu, studi itu juga menyimpulkan, serangan terhadap sistem Point of Sales pada restoran kerap terjadi karena penggunaan kata sandi yang tidak aman. Diperkirakan 64 persen kejadian disebabkan oleh kelalaian dari pihak ketiga, bukan dari restoran itu sendiri.
Meski demikian, temuan Trustwave ini dikritisi oleh Roger Nebel, auditor independen dan Direktur Keamanan di FTI Consulting. Menurut Nebel, Trustwave tidak menyebutkan jumlah kebobolan data yang terjadi pada pedagang dalam studinya. Artinya, ujar Nebel, bisa jadi angka itu sebenarnya tidak signifikan.
Namun Nebel mengakui bahwa dirinya juga kerap menemukan kelemahan pada sistem Point of Sales di toko atau pedagang konvensial. Kerap kali, ujar Nebel, ini terjadi karena kesalahan di sisi pihak ketiga pembuat sistem.
( wsh / wsh )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
