- JUAL : VDSL... cantikapermata
- G.SHDSL... cantikapermata
- Media Converter... sekarpro
- Jual PC Games Murah Tapi ... sYntic
- Harga Laptop Baru [UPDATE... warungnotebook-com
- (( Jual )) DIVX MOVIES : ... batangan
Berita Lain
-
Senin, 01/12/2008 10:01 WIB
Rumor Microsoft 'Beli' Yahoo Meragukan -
Senin, 01/12/2008 09:08 WIB
CEO Yahoo Pergi, Carl Icahn Makin Agresif -
Senin, 01/12/2008 06:37 WIB
Acer Perkenalkan eMachines di Indonesia -
Jumat, 28/11/2008 15:39 WIB
IBM Cari Superstar XML Indonesia -
Jumat, 28/11/2008 14:16 WIB
Yahoo Taklukkan Google di Negeri Sakura -
Jumat, 28/11/2008 08:36 WIB
Gagal Bersaing, Nokia Stop Jualan di Jepang
Indeks Berita
Kamis, 27/03/2008 12:27 WIB
Telkom Rampungkan Konsolidasi TI Perusahaan
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Logo Telkom (ist.)
Menurut Direktur Enterprise dan Wholesale Telkom Arief Yahya, kehadiran Sigma membuat Telkom semakin kuat karena perusahaan tersebut merupakan spesialis di bidang solusi TI. Sigma menjadi anak perusahaan Telkom setelah diakuisisi bulan lalu.
Arief menuturkan, Sigma mendapat tugas melayani jasa solusi risiko bisnis disaster recovery centre (DRC) sekaligus melakukan konsolidasi TI di lingkungan grup Telkom.
"Pada tahap awal kita serahkan DRC untuk Telkom, Telkomsel atau grup ke Sigma," ucapnya di sela seminar bertajuk 'Managing Your Business in Any Disaster' di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (26/3/2008).
Sementara Direktur IT and Supply Telkom Indra Utoyo menjelaskan konsolidasi tersebut diharapkan bisa membentuk pusat TI di Telkom grup yang memudahkan layanan pelanggan dalam satu atap terpusat.
"Selama ini, Telkomsel dan Flexi sendiri-sendiri. Jadi nanti, layanan akan terpusat seperti bundling, billing dan lainnya," tukasnya. "Dengan IT centre ini, Telkom bisa lebih efisien dalam perawatan dan sumber daya manusia, sehingga infrastruktur cukup di satu tempat saja," Indra menambahkan.
Telkom dalam kesempatan ini mengenalkan solusi DRC yang dilabeli Telkom Solution sebagai alternatif solusi sistem informasi untuk diimplementasikan di daerah bencana.
"Solusi telekomunikasi terpadu dan efektif saat ini menjadi kebutuhan di tengah situasi bencana yang sering melanda tanah air. Karena itu perlu kami luncurkan kembali," kata Arief Yahya.
Menurutnya, Telkom merasa perlu mengenalkan lagi produk tersebut karena akhir-akhir ini bencana kerap menimpa Indonesia sehingga setiap perusahaan perlu memiliki skenario tertentu untuk menjalankan operasional saat bencana.
Bencana alam seperti banjir, tanah longsor atau gempa bumi sering menyebabkan terganggunya sistem telekomunikasi akibat hancurnya infrastruktur seperti base tranceiver station (BTS) ataupun pasokan listrik. Dampaknya, layanan pada pelanggan akan terganggu.
"Kita terus mendengarkan kebutuhan pelanggan korporasi ini untuk kelak kita tawarkan solusi TI yang efektif, tidak hanya saat bencana tapi juga efektif dalam berbagai situasi," tandasnya. ( rou / dwn )
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
