- Serba Gratis dari XL... agustinus_berlian
- sms gratis seharian... misbah
- XL dah bangkrut ya??... misbah
- Kupas Habis TELKOMSEL... sayamonic
- Cs Online Telkomsel S***k... network535
- tarif telkomsel mahal... neo-zep
Berita Lain
-
Jumat, 21/11/2008 18:23 WIB
Alokasi Dana CSR Indosat Naik 30% -
Jumat, 21/11/2008 09:40 WIB
Aliansi Connexus Sediakan Roaming Data BlackBerry -
Jumat, 21/11/2008 08:12 WIB
Bakrie Telecom Incar Bisnis Telepon Perumahan -
Kamis, 20/11/2008 17:38 WIB
Smart Telecom Incar 3000 BTS di 2009 -
Kamis, 20/11/2008 16:53 WIB
Tarik Ulur Spin Off Telepon Tetap Indosat -
Kamis, 20/11/2008 15:57 WIB
Indosat Target Bangun 200 BTS Ramah Lingkungan
Indeks Berita
Senin, 17/12/2007 16:37 WIB
Terancam Peringatan Kedua
Bakrie Masih Enggan Bangun Telepon Umum
Achmad Rouzni Noor II - detikinet

Wakil Dirut Bakrie Telecom Muhammad Buldansyah mengakui hingga saat ini pihaknya memang belum membangun telepon umum karena lebih memfokuskan penggelaran jaringan dan layanan tetap nirkabelnya di wilayah baru secara nasional.
"Masalah telepon umum masih kita diskusikan agar pelaksanaannya nanti tidak sia-sia. Yang penting kami tidak menolak, tetap commit dan comply sesuai aturan," ujarnya seusai peluncuran bundling handset terbaru Esia di Wisma Bakrie, Jakarta, Senin (17/12/2007).
Bakrie Telecom sendiri rencananya akan dipanggil oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) pada awal 2008 nanti untuk dievaluasi kembali tingkat kepatuhannya atas Kepmenhub No. 20/2001 dan 21/2001 tentang pemenuhan kewajiban pembangunan telepon umum bagi penyelenggara jaringan tetap lokal.
Dalam peraturan tersebut, operator pemegang lisensi jaringan tetap seperti Bakrie diwajibkan untuk mengalokasikan tiga persen dari kapasitas jaringannya yang terpasang untuk pembangunan fasilitas telepon umum.
Jika ditilik dari ucapan Dirut Bakrie Telecom sebelumnya yang mengatakan jaringan operator tersebut sanggup menampung hingga tujuh juta pelanggan hingga akhir tahun ini, artinya, ada sekitar 210 ribu kapasitas sambungan telepon yang seharusnya dialokasikan Bakrie untuk telepon umum.
Meski demikian, operator Esia dan Wifone yang telah mendapatkan peringatan pertama dari BRTI di pertengahan tahun ini, masih belum juga mengambil keputusan soal pembangunan telepon umum tersebut.
"Januari nanti (2008) akan kita evaluasi dan panggil lagi semua penyelenggara jaringan dan jasa telepon tetap yang punya kewajiban membangun telepon umum, apakah ada kemajuan atau tidak," ujar anggota BRTI Heru Sutadi. Menurutnya, sanksi denda dan peringatan akan tergantung dari hasil evaluasi tersebut. ( rou / rou )
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Informasi :
-. pemasangan webtorial dan iklan : iklan[at]detikinet.com.-. redaksional dan aktifitas offline : redaksi[at]detikinet.com
