detikInet's Community
Berita Lain
-
Selasa, 09/03/2010 15:06 WIB
VBWorm.AGR, Virus Lokal yang Mengacak-acak IE -
Selasa, 09/03/2010 11:08 WIB
Sistem Keamanan Abu-abu di Facebook -
Selasa, 09/03/2010 07:25 WIB
Waspadai Penipuan di Facebook Menggunakan Akun Milik Teman! -
Selasa, 09/03/2010 07:13 WIB
Kolom Telematika
Uji Keamanan, Cara Jitu Buktikan Kehandalan Antivirus -
Senin, 08/03/2010 17:03 WIB
10 Fakta Penting Tentang Keamanan Internet -
Senin, 08/03/2010 16:17 WIB
Lewat Ramalan Cuaca, Ribuan iPhone dan Android Dibobol
Indeks Berita
Jumat, 25/04/2008 14:22 WIB
Perang Cyber Memanas, Indonesia Adem Ayem
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

Perang (wikipedia/public)
"Cyber warfare atau perang ofensif dalam perang informasi, terutama menyerang infrastruktur, misalnya serangan dan gangguan terhadap jaringan komputer, perang elektronika dengan wahana ruang angkasa dan sarana gelombang elektromagnetik, propaganda, penyesatan dan disinformasi, perang psikologi dan operasi psikologi melalui media massa," ujar Laksda Purn. Soebardo dari Lembaga Sandi Negara 1997 pada seminar Hari Kesadaran Keamanan Informasi di FMIPA UGM, Jumat (25/4/2008).
Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Australia atau Inggris bahkan telah membekali dirinya dengan kemampuan elektronik warfare. Sebagai contoh, Angkatan Udara Amerika Serikat membentuk Air Force Computer Emergency Response Team (AFCERT) yang bertugas untuk menangkal serangan virus dan penyadapan elektronik via jaringan LAN, WAN, atau World Wide Common System.
Pembentukan AFCERT memang tidak didasarkan pada paranoia belaka. Pasalnya komputer pusat Angkatan Udara AS itu pernah diserang cracker. Kemudian, dalam kasus lainnya, Pentagon pernah disadap oleh cracker remaja dari London.
"Serangan ini begitu rawan. Namun, sering kurang disadari oleh dinas-dinas pengaman elektronik di Indonesia. Padahal sudah selayaknya negara kita ini membentuk badan semacam AFCERT di Mabes TNI," tambah Soebardo.
Lebih lanjut Soebardo menandaskan potensi yang ada seperti BIN, Intel Laut dan Udara serta Lembaga Sandi Negara. Ketiga lembaga itu menurutnya dapat dikonsolidasikan untuk menangkal ancaman perang cyber.
Diskusikan soal kesiapan Indonesia menghadapi era peperangan cyber pada thread khusus di detikINET Forum! ( faw / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga:
Klik di sini:
Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Vita di vita@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.525).






