detikInet's Community
Berita Lain
-
Jumat, 12/03/2010 17:08 WIB
Sony Disomasi Sony
Hati-hati Nyerempet Merek Terkenal -
Jumat, 12/03/2010 15:40 WIB
Sony Disomasi Sony
Pengamat: Ancaman Sony Corp akan Sia-sia -
Jumat, 12/03/2010 15:20 WIB
Sony Disomasi Sony
3 Syarat Vonis Pelanggaran Hak Merek -
Jumat, 12/03/2010 15:19 WIB
Sony Disomasi Sony
10 Poin Balasan Sony AK ke Sony Corp -
Jumat, 12/03/2010 14:59 WIB
Sony Somasi Sony
Somasi Sony Bisa Pancing Reaksi Negatif Masyarakat -
Jumat, 12/03/2010 14:29 WIB
Sony Disomasi Sony
Lepas Nama 'Sony' atau Digugat Sony?
Indeks Berita
detikiNET » LAW AND POLICY
Senin, 13/10/2008 14:45 WIBBanyak yang Meneriaki, Diknas Siap Evaluasi
Ardhi Suryadhi - detikinet
Jakarta - Jutaan data siswa tanah air diumbar secara bebas di situs Diknas. Namun sebagai 'pelaku', pihak Diknas tak akan langsung menutup akses data tersebut karena mau evaluasi dahulu. ( ash / dwn )
Komentar terkini (41 Komentar)
Jump,
Maap pake huruf besar semua, soalnya ini penting:
BILA SAMPAI TERJADI MASALAH KRIMINAL AKIBAT DIKNAS MENGUMBAR DATA SISWA, MISALNYA PENCULIKAN ATAU PEDOFILIA MAKA KEPALA PUSAT INFORMASI DIKNAS AKAN DITUNTUT DI PENGADILAN DENGAN TUDUHAN MEMBERI PELUANG DAN MEMBANTU TERJADINYA TINDAK KEJAHATAN PADA ANAK SESUAI UU YANG BERLAKU. 

Ocon,
Katanya Diknas, tapi kok Guoblok banget sih? Masa kudu nunggu bukti baru ditutup? Sekali privacy tetap privacy, nggak perlu nunggu rapat2an segala. Lagi pula aturan nya yang salah tuh soal keterbukaan publik. Masa data pribadi di umbar2??? Jadi Diknas jangan guoblok pak!!! 

mang_ucup,
Yah, tipikal penyelenggara negara, lihat dulu baru bertindak, menunggu ada kejadian dulu baru ditutup. 

si guoblok,
udah sempat seneng saat membaca artikel ini diawalnya: akhirnya pemerintah mengakui suatu kesalahan... tp eh, koq ya di akhir artikel pake statement yg "hrs pake bukti dulu.." yah??? apa mental semua pejabat seperti ini? TETEUP KEKEUH GAK MAU NGAKU SALAH!!! mengaku salah tuh gpp pak pejabat! asal ada perbaikan di kemudian hari... hufffh... apakah pejabat2 kita tetap menganggap rakyat indonesia itu semua masih bodoh2 yah??? 

Bungbengbeng,
@saya tidak pintar:
Ya tentu dong detikers dah pada liat, malah dah download juga, sampe detik ini juga masih bisa, lengkap kok, mulai tanggal lahir sampai alamat. Kok gak sekalian no HPnya ya :-)
Buat Mr.saya tidak pintar, sebaiknya sebelum memberi comment yang menganggap detikers "hanya bisa menghina dan memaki" ya cek dulu deh situs "BEGO" ala DikNas, jadi gak asal cuap gitu. 

Prihatin,
Bego neh.... masa mau terbukti dulu anak diculik baru ditarik ? <garuk-garuk kepala>
Kapan neh pejabat disini bisa lebih pinter dikit ? 

Bungbengbeng,
Ya gini nih kalo gak ngerti apa-apa tapi sok bisa dan tahu. Yang diucapkan malah memalukan tapi tetap keras kepala, hitungan detik di dunia maya adalah fatal jika terlambat. Ini malah mau rapat-rapat segala, rapat apa? persoalannya aja gak ngerti. Kasihan banget Nusantara Kaya Raya ini, habis dan terpuruk oleh makhluk-makhluk yang CUMA jadi BEBAN negara dan benalu saja (dalam bentuk gaji dan korupsi) 

prihatin,
Diknas kok ng naik2 IQ nya, tolong bedakan antara transparansi informasi dan privacy yach. Udah geblek, dipamer2in pula. Jangan malu untuk melakukan koreksi deh 

rakyat,
goblokkkk neh diknas. masa minta bukti dulu baru bertindak.
yang bener itu pencegahan pak... bukan mengobati...
goblokkkk ga ketulungan... 

saya tidak pintar,
maap yang komen disini dah pada liat sendiri datanya?? ato hanya bisa menghina dan memaki? 

Baca juga:






